Pembangunan Ekonomi RI Perlu Figur Kuat seperti Mahfud MD

Rabu, 03 Mei 2023, 01:11 WIB

YOGYAKARTA - Ekonom STIE YKP Yogyakarta, Aditya Hera Nurmoko mengatakan pemilihan presiden (pilpres) dan wakil presiden (wapres) harus melihat kebutuhan negara dalam hal ini yang fundamental adalah menjaga Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai Negara Kesaturan Republik Indonesia (NKRI) dan menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan resesi serta geopolitik dunia yang memanas.

Ganjar Pranowo, menurut Aditya, adalah figur yang mewakili kesinambungan program ekonomi sekaligus komitmen kebangsaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, masih ada tantangan luar biasa dalam penegakan hukum dan kemudahan berusaha di mana skor Indonesia justru mengalami penurunan di periode akhir Jokowi ini.

Ket. Foto: Mahfud MD — Sumber: istimewa

Aditya menyebut nama Mahfud MD yang memiliki pengalaman dan kompetensi yang mumpuni dalam bidang hukum dan pemerintahan serta berpengalaman di yudikatif, eksekutif, dan legislatif, sebagai salah satu kandidat kuat yang bisa menjadi pendamping ganjar.

"Sebab, pemahamannya di tiga wilayah itu pasti cukup mumpuni dan memungkinkan pemahaman yang sangat strategis di bidang ekonomi yang selama ini sangat terhambat di seputaran masalah hukum, politik, dan birokrasi. Tentunya sosok lain ada, tapi Mahfud salah satu figur wapres terkuat ya," jelas Aditya.

Aditya juga mengatakan bahwa Mahfud MD memiliki kesadaran yang tinggi dan paling tegas terhadap pentingnya aspek ekonomi dalam pembangunan nasional serta memiliki potensi kuat untuk memimpin pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan agar lebih maju lagi.

Selain itu, Aditya mengingatkan ada aspek keadilan yang harus dipenuhi dari setiap kue ekonomi. Dan Mahfud, menurut Aditya, selama ini memiliki rekam jejak yang relatif baik dalam keberpihakannya pada yang lemah dibanding sosok-sosok elit calon pemimpin negeri ini, lainnya.

"Kata kuncinya, dalam setiap kebijakan dan program Ganjar yang didampingi Mahfud MD agak bisa diharapkan dapat mempertimbangkan aspek keadilan, efisiensi, dan keberlanjutan dalam pengambilan keputusan," kata Aditya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut Menkopolhukam Mahfud MD sebagai salah satu calon Cawapres potensial yang pantas mendampingi Ganjar di Pilpres 2024.

Hal serupa juga disampaikan pengamat politik Muhammad AS Hikam yang mengatakan kalau PDIP dan partai pendukung Ganjar lainnya menjatuhkan pilihan pada Mahfud MD, maka pemilih Nahdlatul Ulama (NU) cenderung lebih mudah dikonsolidasikan.

Koalisi Kebangsaan

Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo melakukan pertemuan dengan para ketua umum partai politik koalisi pemerintah di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa malam.

Bendahara Umum Partai Golkar Dito Ganinduto membenarkan rencana pertemuan Presiden Jokowi dengan para ketua umum parpol itu.

Dito juga memastikan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengikuti pertemuan tersebut. "Iya (di Istana)," kata Dito.

Tampak sejumlah pimpinan parpol telah tiba di lingkungan Istana, yakni Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PPP M. Mardiono, dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Pertemuan Presiden dan para ketua umum parpol tersebut digelar tertutup. Sebelumnya Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyebutkan dalam pertemuan itu bisa saja terdapat pembahasan mengenai wacana koalisi besar atau koalisi kebangsaan menjelang Pemilu 2024.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara, Eko S

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.