Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lanjutan Evakuasi Pendaki Gunung Seminung Tersambar Petir

📅 Selasa, 02 Mei 2023, 17:02 WIB | Oleh:
Lanjutan Evakuasi Pendaki Gunung Seminung Tersambar Petir Doc: ANTARA/BPBD OKU Selatan
Ket. Para korban pendaki Gunung Seminung yang tersambar petir dirawat di Puskesmas Sukau, Lampung Barat, Senin.

MUARADUA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, bersama BPBD Lampung Barat mengevakuasi 90 orang yang tersambar petir saat mendaki Gunung Seminung, Lampung Barat, Minggu (30/4) pukul 12.21 WIB.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Selatan Heri di Muaradua, Senin, mengatakan, dari 90 korban tersebut satu orang di antaranya meninggal dunia atas nama Abdal Reka Anggara (18) yang merupakan warga Desa Terean, Kecamatan Mekakau Ilir Banding, Kabupaten OKU Selatan.

"Sementara tujuh orang luka berat, dua orang luka ringan, tiga orang mengalami hipotermia, dan 77 orang tidak mengalami luka-luka. Sebagian besar korban adalah warga Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung," katanya.

Mendapat laporan adanya warga asal Kabupaten OKU Selatan yang turut menjadi salah satu korban, pihaknya bergerak cepat membantu BPBD Lampung Barat guna melakukan evakuasi.

"Tim kami tiba di Sukau, Lampung Barat, pada Senin pukul pukul 04.30 WIB dan langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi para korban yang masih terjebak di puncak gunung," katanya.

Dalam melakukan evakuasi, para korban terpaksa diangkut menggunakan tandu ke kaki gunung melewati jalan yang gelap dan licin.

Pihaknya bersama BPBD Lampung Barat menyiapkan delapan mobil ambulans untuk membawa korban yang mengalami cedera akibat disambar petir ke puskesmas setempat guna dilakukan pengecekan kesehatan.

Sedangkan, korban meninggal dunia langsung dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka di OKU Selatan guna dikebumikan di kampung halaman.

Berdasarkan informasi dari Pusdalops BPBD Lampung Barat, lanjut dia, 90 orang tersebut sebelumnya mendaki puncak gunung melalui dua jalur pendakian yaitu dari Pos Teba Pring Sukau, Lampung Barat dan jalur Air Panas di Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten OKU Selatan.

"Namun, naas saat tiba di puncak Gunung Seminung kondisi cuaca sedang hujan disertai petir, dan para korban tersambar petir," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.