- Home
-
- Luar Negeri
-
- Yoon Tekankan Kerja Sama J...
Yoon Tekankan Kerja Sama Jepang Terkait Korut
Sabtu, 29 Apr 2023, 02:40 WIBWASHINGTON - Presiden Korea Selatan (Korsel), Yoon Suk-yeol, saat berpidato di hadapan anggota parlemen Amerika Serikat (AS) pada Kamis (27/4) mengatakan bahwa perlu untuk mempercepat kerja sama trilateral dengan Jepang dan AS untuk melawan ancaman nuklir Korea Utara (Korut) yang meningkat, dan mengatakan dunia tidak boleh menghindar dari mempromosikan kebebasan bagi Korut.
Pidato Presiden Yoon itu diungkapkan pada hari keempat kunjungan kenegaraan untuk memperingati 70 tahun aliansi AS-Korsel.
Sementara pada pidatonya di pertemuan gabungan Kongres AS, Presiden Yoon juga bersumpah bahwa Korsel akan secara aktif bekerja untuk melindungi kebebasan rakyat Ukraina dan mendukung upaya rekonstruksi di negara itu.
Usai pidatonya itu, Presiden Yoon disambut dengan tepuk tangan meriah dan sorak-sorai nyaring berulang kali di ruang DPR yang penuh sesak oleh anggota DPR dan Senat.
Pidato Presiden Yoon juga menyinggung soal pengorbanan AS untuk membela kebebasan melawan komunisme pada Perang Korea pada 1950 sampai 1953 dan ia pun mengapresiasi misi misionaris AS abad ke-19 untuk memajukan status perempuan di Korea.
"Korea tidak akan pernah melupakan para pahlawan besar Amerika yang berjuang bersama kami untuk mempertahankan kebebasan," kata Presiden Korsel itu.
Sebelumnya pada Rabu (26/4), Presiden Yoon bertemu dengan Presiden AS, Joe Biden, di Gedung Putih, dan AS berjanji untuk memberi Korsel lebih banyak wawasan tentang perencanaan nuklirnya atas setiap konflik dengan Korut, di tengah kecemasan atas persenjataan misil dan ancaman bom nuklir Pyongyang yang terus meningkat.
Presiden Yoon mengatakan kepada Kongres AS bahwa aliansi harus berdiri bersatu untuk mencegah perilaku sembrono Korut dan menyoroti upayanya menuju pemulihan hubungan dengan negara tetangga Jepang setelah hubungan kedua negara meruncing selama bertahun-tahun.
"Seiring dengan koordinasi Korea-AS yang makin erat, kita perlu mempercepat kerja sama keamanan trilateral Korsel- AS-Jepang untuk melawan meningkatnya ancaman nuklir Korut," ucap dia.
Isu Ukraina
Presiden Yoon yang menjadi pemimpin Korsel ketujuh yang berkesempatan berpidato di Kongres AS itu lalu menggarisbawahi pentingnya hubungan erat antara Seoul dan Washington DC.
Pidato di Kongres AS seperti itu umumnya diperuntukkan bagi sekutu terdekat AS atau tokoh utama dunia.
Pidato terakhir seperti itu disampaikan oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, pada bulan Desember lalu.
Presiden Yoon pada kesempatan itu mengutuk perang Russia melawan Ukraina sebagai pelanggaran hukum internasional dan bersumpah untuk membantu Ukraina, sama seperti perjuangan demokrasi telah membantu Seoul dalam Perang Korea.
"Kami akan secara aktif bekerja untuk melindungi kebebasan rakyat Ukraina dan mendukung upaya mereka dalam rekonstruksi," tegas dia. ST/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.