Gubernur Khofifah Ingatkan Lagi Tujuan Otonomi Daerah

Sabtu, 29 Apr 2023, 13:42 WIB

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan kembali bahwa tujuan otonomi daerah adalah desentralisasi dengan sebagian kewenangan.

"Perlu kiranya kita melakukan refleksi sejenak, untuk kembali memahami esensi filosofis dari ditetapkannya otonomi daerah yang saat ini genap berusia dua puluh tujuh tahun," kata Khofifah saat peringatan Hari Otonomi Daerah di Surabaya, Sabtu (29/4).

Hari Otonomi Daerah telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1996 dan diperingati setiap tanggal 25 April. Tahun ini diperingati dengan mengusung tema "Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul".

Gubernur Khofifah mengajak merenungkan kembali tujuan pelaksanaan otonomi daerah salah satunya untuk mencapai kemandirian fiskal dengan menggali berbagai potensi sumber daya yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Selain itu, otonomi daerah diharapkan dapat memacu terjadinya percepatan dan pemerataan pembangunan," ujarnya.

Khofifah menandaskan otonomi daerah juga merupakan bentuk pengakuan Pemerintah Pusat terhadap kemandirian daerah yang bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat.

"Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan, sehingga tiap daerah memiliki daya saing masing-masing," tuturnya.

Mantan Menteri Sosial itu berharap peringatan Hari Otonomi Daerah dijadikan sebagai sarana menentukan kebijakan dalam rangka mewujudkan aparatur sipil negara (ASN) yang proaktif dan ber-AKHLAK untuk menuju Indonesia emas tahun 2045.

"Bagaimana ASN berorientasi pelayanan, memiliki akuntabilitas, serta jiwa dan semangat untuk membangun harmoni dan seterusnya. Kepada semua ASN selamat memperingati hari otonomi daerah yang kedua puluh tujuh. Otonomi daerah maju , Indonesia unggul," katanya.

Khofifah berpesan agar pelaksanaan otonomi daerah, khususnya di lingkungan Pemprov Jatim lebih ditingkatkan lagi.

"Secara institusional maupun personal jangan pernah merasa otonomi daerah sudah selesai. Jangan pernah merasa kita sudah terbaik, karena akan selalu ada perubahan ekosistem di lingkungan internal maupun eksternal," ucapnya.
Pewarta : Abdul Hakim

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.