Melemah, Saham Inggris Rugi Hari Keempat

Jumat, 28 Apr 2023, 04:30 WIB

London - Melemah, saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis (27/4) waktu setempat, memperpanjang kerugian untuk hari keempat beruntun, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London berkurang 0,27 persen atau 21,06 poin menjadi menetap di 7.831,58 poin.

Indeks FTSE 100 terpangkas 0,49 persen atau 38,49 poin menjadi 7.852,64 poin pada Rabu (26/4), setelah jatuh 0,27 persen atau 21,07 poin menjadi 7.891,13 poin pada Selasa (25/4), dan tergerus 0,02 persen atau 1,93 poin menjadi 7.912,20 poin pada Senin (24/4).

Ket. Foto: saham Inggris. — Sumber: ANTARA/HO

Evraz PLC, sebuah perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar(top loser)di antara saham-saham unggulan ataublue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan induk komunikasi, periklanan, hubungan masyarakat, teknologi, dan perdagangan multinasional Inggris WPP PLC yang anjlok 4,26 persen; serta perusahaan manajemen investasi Inggris StJames's Place PLC terpangkas 3,71 persen.

Sementara itu, Barclays PLC, sebuah bank universal dan perusahaan jasa keuangan multinasional Inggris melonjak 5,32 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi(top gainer)dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan asuransi dan jasa keuangan multinasional Inggris Prudential PLC yang meningkat 3,98 persen; serta perusahaan induk telekomunikasi multinasional Inggris yang berkantor pusat di London, BT Group PLC bertambah 3,09 persen.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.