Melegakan, Dinkes Sumut: Tak Ada Arcturus dan Lonjakan Covid-19 Usai Lebaran

Jumat, 28 Apr 2023, 04:56 WIB

Medan - Melegakan, Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Dinkes Sumut) menyatakan belum ditemukan penyebaran virus SARS-CoV-2 subvarianOmicron Arcturus atau XBB.1.16 dan tidak ada lonjakan kasus Covid-19 usai perayaan Lebaran 2023 di provinsi beribu kota Medan ini.

"Untuk subvarianArcturus belum ada di sini. Lalu terkait Lebaran kemarin, meski mobilitas penduduk sangat tinggi, penambahan kasus Covid-19 sedikit, relatif rendah," ujar Kepala Dinkes Sumut dokter Alwi Mujahit Hasibuan, di Medan, Kamis.

Di Sumut, Alwi melanjutkan, per Rabu (26/4), positivity rateCovid-19 berada di kisaran 2,2 persen atau jauh di bawah standar yang ditetapkan WHO yakni lima persen.

Bahkan, satgas penanganan Covid-19 menyatakan bahwa pada seminggu terakhir sampai 26 April 2023, rata-rata positivity rateCovid-19 di Sumut sebesar 1,29 persen.

Dinkes Sumut juga menyebut bahwa kasus Covid-19 terkendali, terlihat dari rendahnya kasus harian dan tidak banyaknya pasien yang perlu dirawat inap.

Selain itu, belum ada pula kasus Covid-19 yang berujung pada kematian setidak-tidaknya sekitar dua bulan terakhir.

"Di Sumut, kemarin, Rabu (26/4), kasus positif Covid-19 ada 25. Jadi dibandingkan dengan beberapa daerah yang lain, Sumut termasuk cukup baik pengendaliannya," kata Alwi.

Sedangkan terkait virus SARS-CoV-2 yang ada di Sumut, Alwi menyebut bahwa jenisnya masih didominasi Omicron tetapi bukan subvarianArcturus.

Omicron yang ada di Sumut relatif tidak berbahaya, karena hanya menyebabkan gejala ringan sampai menengah seperti demam dan batuk.

"Meski penyebarannya cepat, angka kematian karena Omicron rendah. Gejalanya demam tetap ada, begitu pula batuk tetapi tidak berat," ujarAlwi.

Virus SARS-CoV-2 subvarianOmicron Arcturus atau XBB.1.16 sudah ditemukan menyebar di kurang lebih 20 negara di dunia termasuk Australia, India, Singapura, dan Indonesia.

Penyebaran subvarian tersebut diyakini lebih cepat dari subvarianOmicron sebelumnya. Namun, Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa penderita Covid-19 akibat Omicron Arcturus di Indonesia tidak menimbulkan gejala yang mengkhawatirkan.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.