Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Penyebaran Varian Baru Covid-19 Meningkat di Korsel

1 Kamis, 27 Apr 2023, 18:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Penyebaran Varian Baru Covid-19 Meningkat di Korsel Penyebaran Varian Baru Covid-19 Meningkat di Korsel Doc: picture alliance

SEOUL - Jumlah rata-rata penambahan kasus harian Covid-19 di Korea Selatan (Korsel) meningkat 20 persen dibandingkan pekan lalu.

Utamanya, varian baru virus korona dikonfirmasi telah masuk ke Korsel dengan varian penularan yang cepat dan salah satu gejalanya adalah sakit mata.

"Varian Omicron XBB 1.16 yang menular di India, pertama kali terdeteksi di Korsel pada 9 Maret lalu. Hingga saat ini tercatat sudah ada sebanyak 152 kasus terkonfirmasi," lapor kantor berita KBS, Kamis (27/4).

Varian baru alias Arcturus itu menimbulkan gejala yang sama dengan varian sebelumnya, yaitu demam, sesak napas, dan batuk. Namun terdapat juga penyakit mata bagi sebagian pasien yang terinfeksi.

Dibandingkan dengan Omicron, daya penularannya mencapai 1,17 hingga 1,27 kali lebih kuat, dan telah menyebar ke berbagai negara seperti India, Amerika Serikat, Singapura, Australia, dan Kanada.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menentukan varian baru itu sebagai varian yang diperhatikan dan kemungkinan sekali menyebar di dalam negeri Korsel.

Jumlah kasus harian Covid-19 di Korsel selama sepekan terakhir meningkat sebanyak 18 persen dibandingkan pekan lalu. Indeks reproduksi infeksi yang menunjukkan indeks prevalensi Covid-19 adalah 1,08 lebih besar dari 1, artinya daya penularan baru-baru ini mengalami peningkatan.

Otoritas kesehatan mengatakan pihaknya akan terus memantau dampak mutasi baru dan mengevaluasi risiko mingguan pada kategori 'rendah' dengan pertimbangan beberapa indeks termasuk penurunan angka kematian selama 11 pekan berturut-turut.

Direktorat Jenderal Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) menyatakan pada Kamis bahwa sebanyak 14.284 kasus dilaporkan sepanjang Rabu (26/4) dan jumlah kumulatifnya mencapai 31.129.070 kasus.

Kasus baru di hari Kamis (lebih banyak 192 kasus dibandingkan sepekan lalu, dan lebih banyak 2.694 kasus dibandingkan dua pekan lalu.

Jumlah pasien yang sakit kritis di rumah sakit tetap tidak berubah dari hari sebelumnya di angka 151. Pada Kamis menambahkan 11 kematian, meningkatkan jumlah kematian menjadi 34 ribu 460. Tingkat kematian keseluruhan mencapai 0,11 persen. KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.