Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh, Empat Ekor Ternak Warga Agam Dimangsa Satwa Liar

📅 Senin, 24 Apr 2023, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh, Empat Ekor Ternak Warga Agam Dimangsa Satwa Liar Doc: Istimewa
Ket. Tim PAGARI Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam sedang verifikasi dan identifikasi lapangan, Sabtu (22/4).

Lubukbasung - Waduh, sebanyak empat ekor kambing milik warga Maua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat Doni Mawardi (21) diduga dimangsa satwa liar jenis macan dahan saat berada di dalam kandang, Sabtu (22/4).

Kepala Resort Maninjau BKSDA Sumatera Barat Rusdiyan P. Ritonga di Lubukbasung, Minggu, mengatakan empat ekor kambing milik Doni itu mati sebanyak dua ekor dan luka-luka dua ekor.

"Satu ekor kambing yang mati masih ada di dekat kandang dan satu ekor lainnya hilang dibawa satwa itu," katanya.

Ia mengatakan empat ekor kambing diduga dimangsa macan dahan, karena di lokasi ditemukan ada jejak cakaran satwa dilindungi Undangan-udang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya.

Ini berdasarkan verifikasi dan identifikasi lapangan yang dilakukan oleh Tim Patroli Anak Nagari (PAGARI) Salareh Aia.

"Tim PAGARI Salareh Aia menemukan jejak cakaran satwa tersebut juga menemukan bercak darah dan satu kaki kambing sisa mangsa satwa itu," katanya.

Ia menceritakan, pemilik ternak tersebut mengetahui kambingnya dimangsa satwa tersebut saat hendak mengeluarkan dari kandang pada Sabtu (22/4) pagi.

Saat itu, tambahnya, Doni melihat kandang ternaknya mengalami rusak, satu ekor kambingnya dalam kondisi mati dan dua ekor luka-luka.

Mendapatkan kejadian tersebut, Doni langsung melaporkan kejadian tersebut ke Tim PAGARI Salareh Aia dan tim langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan lapangan atas interaksi negatif satwa liar dengan manusia.

"Sebagai tindak lanjut di lapangan, tim telah memasang kamera jebak di sekitar kandang untuk beberapa hari kedepan guna memastikan jenis satwa apakah yang memangsa ternak tersebut," katanya.

Ia mengimbau pemilik ternak untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara memberi penerangan di lokasi kandang, memasang apai-apian dan lainnya, agar ternak tidak dimangsa satwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.