Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh Panjang Sekali, Jalan Raya Bandung-Cianjur Macet Hingga 5 Kilometer

📅 Minggu, 23 Apr 2023, 17:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh Panjang Sekali, Jalan Raya Bandung-Cianjur Macet Hingga 5 Kilometer Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Petugas turun ke jalan untuk mengantisipasi macet di jalur mudik Cianjur, Jawa Barat, terutama di Jalur Puncak dan Jalan Raya Bandung-Cianjur, Minggu (23/4/2023).

Cianjur - Waduh panjang sekali. Jalur Bandung-Cianjur, Jawa Barat, pada Lebaran kedua terpantau padat merayap karena volume kendaraan pemudik dan warga yang hendak berkunjung ke rumah sanak saudaranya mengalami peningkatan sejak Minggu pagi mengakibatkan antrean kendaraan terlihat sepanjang 5 kilometer.

Pewarta Antara di jalur mudik Cianjur, Minggu melaporkan, antrean kendaraan dengan laju tersendat sudah terlihat sejak pagi hingga siang. Laju kendaraan tersendat hingga beberapa menit menuju arah Bandung, sehingga menyebabkan antrean terus memanjang.

Antrean kendaraan terjadi akibat pasar tumpah di sepanjang jalur tersebut yang beroperasi hingga siang hari seperti Pasar Cirajang dan Pasar Rajamandala, ditambah banyaknya kendaraan yang terparkir di pinggir jalan menyulitkan pengendara untuk melintas.

Hingga siang, antrean kendaraan terus memanjang dari kedua arah menuju Bandung atau sebaliknya menuju Cianjur, beberapa orang pemudik yang terlambat pulang kampung mengaku sudah terjebak antrean selama 5 jam di jalur Bandung-Cianjur.

Fatimah pemudik asal Cianjur dengan tujuan Kabupaten Bandung Barat, mengatakan berangkat dari Cianjur sekitar pukul 7.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB, masih tertahan di Jalan Raya Bandung Barat yang biasanya hanya dibutuhkan waktu 35 menit dari Cianjur.

"Saya dan keluarga baru mau mudik ke Pangalengan, Kabupaten Bandung, sudah lima jam terjebak di Jalan Raya Ciranjang-Bandung Barat, laju kendaraan tersendat dari pertigaan Cipeyeum-Cianjur, tidak tahu sampai kampung jam berapa," katanya.

Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Anaga Budiharso, mengatakan hari kedua lebaran volume kendaraan pemudik, warga dan wisatawan sudah mulai bercampur sehingga arus kendaraan di sejumlah titik rawan tersendat bahkan terjadi antrean panjang.

Sehingga pihaknya akan melakukan sejumlah rekayasa termasuk menerapkan sistem satu arah menuju jalur padat seperti di Kawasan Puncak dan Jalan Raya Bandung-Cianjur.

"Kita akan berkoordinasi dengan Polres Bogor dan Bandung Barat untuk melakukan sistem satu arah guna menghindari macet total dengan laju kendaraan terhenti. Memasuki hari kedua lebaran volume kendaraan yang melintas mengalami peningkatan cukup tinggi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.