Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Dishub Kabupaten Tulungagung Anggarkan Rp1,2 Miliar untuk Pos Jaga dan Palang Pintu KA

1 Sabtu, 10 Okt 2026, 22:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dishub Kabupaten Tulungagung Anggarkan Rp1,2 Miliar untuk Pos Jaga dan Palang Pintu KA Dishub Kabupaten Tulungagung Anggarkan Rp1,2 Miliar untuk Pos Jaga dan Palang Pintu KA Doc: ANTARA
Ket. Anggota Komisi D DPRD bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung meninjau perlintasan sebidang di Tulungagung, Jawa Timur. Pemerintah daerah mengusulkan pembangunan pos jaga dan palang pintu di empat titik yang belum memiliki fasilitas keselamatan dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp1,2 miliar.

TULUNGAGUNG – Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengusulkan pembangunan pos jaga dan palang pintu di empat perlintasan sebidang yang belum dilengkapi fasilitas keselamatan tersebut dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp1,2 miliar.

Kepala bidang Lalu Lintas Dishub Tulungagung, Panji Putranto, Sabtu (10/10), mengatakan setiap titik membutuhkan anggaran sekitar Rp300 juta untuk pembangunan pos jaga, palang pintu, serta perangkat pendukung di dalamnya.

“Anggaran sebesar Rp300 juta itu untuk pembangunan pos jaga dan palang pintu, termasuk perangkat di dalam pos jaga. Jadi sudah satu paket,” kata Panji.

Ia menjelaskan, sebanyak 18 titik perlintasan sebidang di Tulungagung telah mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Perhubungan untuk pembangunan fasilitas keselamatan.

Dari jumlah tersebut, 11 titik telah selesai dibangun, sedangkan tiga titik lainnya masih dalam proses pembangunan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun.

Dengan demikian, masih terdapat empat titik yang belum dilengkapi pos jaga dan palang pintu. Keempat lokasi tersebut berada di Desa Plosokandang, Desa Gilang, Desa Rejotangan, dan Desa Ketanon.

Dishub Tulungagung berencana mengusulkan kebutuhan anggaran pembangunan empat titik tersebut kepada pemerintah kabupaten. Namun, realisasinya akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

Sebelumnya, Pemkab Tulungagung telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,1 miliar untuk pembangunan fasilitas keselamatan di tujuh titik perlintasan sebidang.

Sementara itu, empat titik lainnya dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan telah dihibahkan kepada pemerintah kabupaten.

Panji mengatakan, penambahan pos jaga dan palang pintu diperlukan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama di perlintasan yang belum memiliki fasilitas pengamanan memadai.

Pembangunan tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang sekaligus memperkuat perlindungan bagi masyarakat yang melintasi jalur kereta api.

Meski demikian, realisasi pembangunan empat titik tersebut masih bergantung pada proses pengusulan dan ketersediaan anggaran pemerintah daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

BMKG: Jakarta Diprediksi Akan Hujan pada Minggu Sore

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.