Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arus Mudik H-1 Lebaran yang Lintasi Cianjur Didominasi Roda Dua

📅 Jumat, 21 Apr 2023, 20:29 WIB | Oleh:
Arus Mudik H-1 Lebaran yang Lintasi Cianjur Didominasi Roda Dua Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Kendaraan dengan ciri khas mudik roda dua mendominasi jalur mudik Cianjur, Jawa Barat, pada H-1 lebaran, Jumat (21/4).

CIANJUR - Kendaraan pemudik yang melintasi jalur mudik Cianjur, Jawa Barat pada H-1 lebaran, terlihat masih ramai yang didominasi kendaraan roda dua dengan tujuan kabupaten/kota di Jawa Barat, di sejumlah titik terlihat antrean kendaraan pemudik dan warga lokal.

Pewarta ANTARA di jalur mudik Cianjur, melaporkan antrean kendaraan pemudik dan warga lokal terlihat memanjang dengan laju tersendat terlihat di pusat keramaian dan pasar di sepanjang jalur tersebut karena warga mencari keperluan untuk berhari raya.

Hal itu menyebabkan antrean karena sebagian besar kendaraan keluar masuk pusat keramaian terutama di pasar yang terletak di pinggir jalur utama mudik seperti Pasar Cipanas, Pasar Ciranjang dan Pasar Warungkondang, membuat laju kendaraan tersendat.

Puluhan petugas di masing-masing pos pam melakukan upaya antisipasi terjadi macet total dengan mengalihkan arus ke sejumlah jalur alternatif, termasuk melakukan pagar betis di sejumlah perempatan agar jalur mudik Cianjur tetap dapat dilalui dengan lancar.

Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Anaga Budiharso, mengatakan memasuki H-1 lebaran volume kendaraan dengan ciri khas mudik yang melintas di jalur mudik Cianjur, masih cukup tinggi didominasi pemudik dengan roda dua tujuan kota/kabupaten di Jawa Barat.

"Hitungan per-menit untuk kendaraan pemudik roda dua sekitar 300 kendaraan dan 150 kendaraan roda empat tujuan Bandung dan seterusnya. Untuk puncak arus diperkirakan akan kembali terjadi malam ini dengan perkiraan kendaraan yang melintas di atas 20 ribu," katanya.

Untuk mengantisipasi terjadinya macet Jumat malam, tambah dia, pihaknya telah menyiagakan tim pengurai macet Satlantas Polres Cianjur dan ratusan petugas gabungan di masing-masing pos pam untuk melakukan rekayasa arus ketika terjadi antrean.

"Kami mengimbau pemudik untuk mematuhi anjuran petugas agar tidak terjebak kemacetan atau menjadi penyebab macet dengan parkir di sembarang tempat. Gunakan tempat istirahat dan area parkir yang aman dengan tidak beristirahat atau berhenti di pinggir jalan," katanya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.