Harga Minyak Sedikit Menguat di Asia

Rabu, 19 Apr 2023, 00:33 WIB

Singapura - Harga minyak sedikit menguat di perdagangan Asia pada Selasa sore, setelah jatuh dua persen di sesi sebelumnya, karena data ekonomi yang lebih kuat dari importir minyak mentah terbesar dunia Tiongkok mendukung prospek permintaan.

Minyak mentah berjangka Brent terangkat 34 sen menjadi diperdagangkan di 85,10 dolar AS per barel pada pukul 06.18 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 29 sen menjadi diperdagangkan di 81,12 dolar AS per barel.

Ekonomi Tiongkok tumbuh lebih cepat dari perkiraan pada kuartal pertama, data resmi menunjukkan, tumbuh 4,5 persen tahun-ke-tahun karena pembuat kebijakan bergerak untuk meningkatkan pertumbuhan setelah berakhirnya pembatasan ketat COVID-19 pada Desember.

"Pemulihan ekonomi Tiongkok yang luar biasa telah mendukung reboundharga minyak baru-baru ini," kata analis CMC Markets, Leon Li.

Selain itu, Mei adalah periode puncak perjalanan musiman di Tiongkok dan permintaan bahan bakar diperkirakan akan mencatat peningkatan yang sangat besar dari tahun ke tahun, katanya.

Throughputatau tingkat pengolahan kilang-kilang Cina melonjak ke level rekor pada Maret, menandakan permintaan yang kuat untuk bahan bakar, karena kilang-kilang meningkatkan operasi untuk menangkap permintaan ekspor yang kuat dan membangun persediaan menjelang pemeliharaan yang direncanakan.

Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan bahwa Tiongkok akan menyumbang sebagian besar pertumbuhan permintaan minyak mentah 2023.

Namun, agensi tersebut juga telah memperingatkan bahwa pengurangan produksi yang diumumkan oleh produsen OPEC+ berisiko memperburuk defisit pasokan yang diharapkan pada paruh kedua tahun ini dan dapat merugikan konsumen serta menghambat pemulihan ekonomi global.

Harga minyak juga tetap di bawah tekanan karena dolar yang lebih kuat dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah, kata analis bank National Australia dalam catatan klien.

Dolar AS telah menguat bersamaan dengan kenaikan suku bunga, dan para pedagang bertaruh Federal Reserve AS akan kembali menaikkan suku bunga pinjamannya pada Mei, yang dapat mengurangi harapan pemulihan ekonomi.

Dolar yang lebih kuat membuat harga-harga komoditas dalamgreenbacklebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lain.

Produksi minyak mentah dan gas alam AS di tujuh cekungan serpih terbesar di negara itu diperkirakan akan meningkat pada Mei ke tingkat rekor, data dari Badan Informasi Energi menunjukkan pada Senin (17/4/2023), menandakan beberapa peningkatan pasokan.

Data stok minyak mentah AS akan dirilis pada Selasa dan Rabu (19/4), dengan jajak pendapat awal Reuters menunjukkan pada Senin (17/4) bahwa persediaan minyak mentah AS kemungkinan turun sekitar 2,5 juta barel minggu lalu.

"Pasar minyak akan segera menghadapi kekhawatiran resesi tetapi untuk saat ini akan menjadi perdagangan yang berombak," kata analis pasar senior OANDA Edward Moya dalam catatan klien.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.