Berita Gembira, Harga Emas Naik

Rabu, 19 Apr 2023, 05:14 WIB

Chicago - Berita gembira, harga emas menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), menghentikan penurunan selama dua hari berturut-turut karena dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya setelah data pertumbuhan ekonomi China lebih baik dari perkiraan.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, terangkat 12,70 dolar AS atau 0,63 persen menjadi ditutup pada 2.019,70 dolar AS per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di 2.024,60 dolar AS dan terendah sesi di 2.003,30 dolar AS.

Emas berjangka jatuh 8,80 dolar AS atau 0,44 persen menjadi 2.007,00 dolar AS pada Senin (17/4/2023), setelah anjlok 39,50 dolar AS atau 1,92 persen menjadi 2.015,80 dolar AS pada Jumat (14/4/2023), dan melonjak 30,40 dolar AS atau 1,50 persen menjadi 2.055,30 dolar AS pada Kamis (13/4/2023).

Ket. Foto: Ilustrasi - Emas batangan. — Sumber: ANTARA/Shutterstock

Dolar jatuh terhadap sebagian besar mata uang utama pada Selasa (18/4/2023) setelah data pertumbuhan ekonomi China lebih baik dari perkiraan, dengan indeks dolar yang mengukurgreenbackterhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,36 persen menjadi 101,7404 pada pukul 19.00 GMT.

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters pada hari Selasa, Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard menegaskan kembali bahwa suku bunga AS yang lebih tinggi diperlukan untuk mengendalikan inflasi. Dia mengatakan dia tidak melihat resesi terjadi dalam waktu dekat.

"Emas mencoba bertahan di level 2.000 dolar AS, tetapi dukungan kritis mungkin datang dari wilayah 1.970 dolar AS," kata Ed Moya, analis di platform perdagangan daring OANDA. "Emas akan memiliki harinya di bawah sinar matahari, tetapi mungkin harus menunggu beberapa saat lagi."

Data ekonomi yang dirilis Selasa (18/4/2023) beragam. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa izin bangunan AS, indikator utama laju konstruksi di masa depan, turun lebih tajam 8,8 persen menjadi 1,41 juta pada Maret.

Departemen Perdagangan AS lebih lanjut melaporkan bahwa perumahan AS yang baru dibangun turun 0,8 persen ke tingkat tahunan 1,42 juta unit pada Maret.

"Emas tampaknya menunggu beberapa pemicu utama untuk membuat langkah yang menentukan," kata Sunil Kumar Dixit, kepala strategi teknis di SKCharting.com.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 17,50 sen atau 0,70 persen, menjadi ditutup pada 25,263 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli bertambah 37,70 dolar AS atau 3,56 persen, menjadi menetap pada 1.097,30 dolar AS per ounce.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.