Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Minyak Anjlok

📅 Selasa, 18 Apr 2023, 05:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Minyak Anjlok Doc: ANTARA/Shutterstock
Ket. Ilustrasi - Harga minyak dunia turun.

New York - Ternyata ini penyebab harga minyak anklok. Harga minyak mencatat kerugian besar pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), tertekan kemungkinan dimulainya kembali ekspor minyak dari wilayah semi-otonom Kurdistan Irak melalui terminal minyak Ceyhan Turkiye dan karena dolar AS menguat dan kemungkinan Fed menaikkan suku bunga pada Mei.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei terpangkas 1,69 dolar AS atau 2,05 persen, menjadi menetap di 80,83 dolar per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni jatuh 1,55 dolar AS atau 1,8 persen, menjadi ditutup di 84,76 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Pemerintah federal Irak dan pemerintah daerah Kurdistan telah menyelesaikan masalah teknis yang penting untuk melanjutkan ekspor minyak kawasan itu melalui pelabuhan Ceyhan di Turkiye, kata sebuah laporan oleh Reuters pada Senin (17/4/2023).

Pelabuhan Ceyhan Turkiye menghentikan pengiriman minyak dari wilayah Kurdistan dan Provinsi Kirkuk pada 25 Maret setelah Kamar Dagang Internasional (ICC) memutuskan bahwa ekspor minyak dari wilayah Kurdistan harus mendapat persetujuan dari pemerintah pusat Irak.

Pasokan minyak mentah di pasar internasional kehilangan sekitar 450.000 barel per hari karena langkah-langkah yang diambil menyusul keputusan ICC.

Pemerintah federal Irak dan pemerintah daerah Kurdistan menandatangani perjanjian pada 4 April untuk melanjutkan ekspor minyak Kurdi melalui Turkiye.

Pedagang juga cenderung membukukan keuntungan karena harga minyak berjuang untuk mendapatkan momentum pertumbuhan tambahan di tengah ketidakpastian ekonomi.

"Dengan waktu yang cukup, kita akan mendapatkan sedikit kemunduran, hanya karena banyak pedagang menunggu keuntungan bagus yang ingin mereka bukukan dalam waktu dekat, terutama jika pasar tidak akan mendapatkan lebih banyak momentum," kata Christopher Lewis, analis dengan platform informasi pasar FX Empire.

Kenaikan substansial indeks dolar AS pada hari Senin (17/4/2023) juga membebani harga-harga komoditas dalam mata uang tersebut. Dolar AS telah menguat bersamaan dengan kenaikan suku bunga, membuat minyak berdenominasi dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Indeks dolar naik sekitar 0,6 persen pada Senin (17/4/2023).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.