Selesaikan Integrasi Jaringan, Layanan Indosat Diklaim Semakin Kencang
Minggu, 16 Apr 2023, 19:35 WIBJAKARTA - Setelah resmi merger antara antara PT Indosat Tbk dan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri) pada September 2022 salah satu yang dilakukan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) adalah melakukan integrasi jaringan. Integrasi jaringan berguna dalam meningkatkan kualitas jaringan dan cakupan layanan yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktivitas masyarakat dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital.
Integrasi jaringan Indosat didukung dengan teknologi Multi Operator Core Network (MOCN) yang memingkinkan berbagi spektrum frekuensi. Dalam penerapan teknologi ini berkolaborasi perusahaan ini berkerjasama dengan beberapa mitra strategis seperti Huawei, Ericsson, dan Nokia dalam proyek yang diberi nama Supernova.
Integrasi jaringan salah satunya dengan penataan ulang frekuensi. Sebelum merger, Indosat sendiri sudah memiliki total alokasi pita frekuensi sekitar 95 MHz pada pita frekuensi 850 MHz, 900 MHz, 1,8 GHz, dan 2,1 GHz. Dengan tambahan 50 MHz dari hasil pengalihan pita frekuensi Tri, maka perusahaan hasil merger Indosat-Tri bakal memiliki total frekuensi hingga 145 MHz.
President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan, integrasi yang dilakukan tidak lama setelah merger kini sudah selesai. Indosat mengklaim sudah menuntaskan integrasi jaringan dengan Tri secara penuh dengan teknologi MOCN
"Integrasi sites tersebut selesai sesuai target satu tahun, di akhir Maret lalu. Sebelumnya diperkirakan akan selesai dalam dua tahun. Ini sesuai dengan komitmen kami untuk memberikan pengalaman yang maksimal kepada para pelanggan," kata dia Jakarta Rabu (12/4).
Integrasi ini memungkinkan Indonesia memperluas jaringan dengan masih menggunakan perangkat BTS yang lama dengan memindahkan ke wilayah yang belum terlayani. Dari sisi jangkauan terdapat tambahan 700 kecamatan dengan peningkatan kecepatan unduh serta latensi sebanyak 20 persen.
Director & Chief Regulatory Officer IOH M. Danny Buldansyah memaparkan selanjut pihaknya akan menambah 10 ribu lebih base transceiver station (BTS) di desa sebagai perluasan jaringan khususnya di Indonesia bagian timur. Ditargetkan sampai akhir 2025 jumlah BTS akan bertambah sebanyak 10 ribu BTS. "Indosat akan melayani Indonesia bagian timur yang selama ini belum terlayani," kata dia.
Integrasi jaringan berdampak pada peningkatan kapasitas data lebih dari 30 persen dibandingkan dengan hari biasa. Selain itu mampu membuat kenaikan trafik data pada Lebaran 2023 yang diperkirakan terjadi kenaikan 20 persen dapat diatasi.
Pada Lebaran 2023 ini Indosat akan melakukan optimalisasi jaringan di 400 titik pusat keramaian di seluruh tanah air seperti jalur mudik, destinasi wisata, pusat perbelanjaan, masjid, tempat peristirahatan, bandara, stasiun, terminal, dan pelabuhan. Langkah ini didukung dengan tim Indosat Network Operation Center (INOC) dan Indosat Service Operation Center (ISOC) yang bekerja selama 24 jam dalam tujuh hari.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Crystal Palace Cundangi 10 Pemain Tottenham Hotspur
-
Prabowo akan Bertemu Trump, Menlu Sugiono Sebut Sudah Ada Komunikasi Soal Pertemuan di AS
-
Gubernur Sultra Ingatkan ASN: Kendaraan Dinas Tidak Boleh Dipakai Mudik Lebaran
-
Semua Bangun Sekolah, Tak Mau Kalah Polri Dirikan SMA Kemala Taruna Bhayangkara
-
Indosat Ooredoo Hutchison Hadirkan Promo Spesial Harpelnas 2025
-
Konsisten Bagikan Dividen, IOH Perkuat Penciptaan Nilai Jangka Panjang
-
MPR RI Raih Penghargaan sebagai Badan Publik dengan Kualifikasi Informatif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.