Presiden Bank Dunia Diminta Perangi Kemiskinan Ekstrem

Sabtu, 15 Apr 2023, 00:03 WIB

WASHINGTON - Menteri Pembangunan Prancis, Chrysoula Zacharopoulou, mengatakan bahwa dia akan memberi tahu Presiden Bank Dunia berikutnya yang diharapkan, Ajay Banga, untuk mempertahankan misi antikemiskinan bank sambil terus maju dengan langkah-langkah berikutnya pada Oktober dalam evolusinya memerangi perubahan iklim dan masalah global lainnya.

Chrysoula Zacharopoulou, pada Kamis (13/4) atau Jumat (14/4) pagi WIB, mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara bahwa dia ingin Banga, mantan CEO Mastercard, menggunakan KTT keuangan internasional di Paris untuk mengembangkan ide dan rencana memperluas pembiayaan iklim dan memanfaatkan dana sektor swasta.

Ket. Foto: — Sumber: Sumber: BPS - KORAN JAKARTA/ONES

Zacharopoulou, seorang ginekolog kelahiran Yunani, dan mantan anggota Parlemen Eropa yang ditunjuk sebagai Menteri Negara untuk Pembangunan, Francophonie, dan Kemitraan Internasional Prancis 11 bulan lalu, akan bertemu dengan Banga pada Jumat (14/4) waktu setempat selama pertemuan Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington.

"Apa yang akan saya katakan padanya - atau apa yang akan saya dorong dia - adalah bahwa dia akan mendapat dukungan kami dalam misinya untuk menyelesaikan reformasi Bank Dunia yang ambisius melalui Marrakech (kota di Maroko), menggunakan KTT Juni di Paris sebagai langkah penting," kata Zacharopoulou, mengacu pada pertemuan tahunan Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional di Maroko pada Oktober.

"Ini yang pertama. Yang kedua kita harus terus memerangi kemiskinan ekstrem," ujarnya. "Itu berarti negara-negara termiskin dan populasinya harus tetap menjadi pusat agenda Bank Dunia dan kita semua."

Prancis pada 22-23 Juni menjadi tuan rumah "KTT untuk Pakta Keuangan Global Baru", yang bertujuan untuk meningkatkan pembiayaan krisis bagi negara-negara yang rentan.

Dana Sektor Swasta

Zacharopoulou mengatakan konferensi akan berfokus pada cara-cara untuk menciptakan sumber pembiayaan baru yang inovatif untuk perubahan iklim, kesehatan masyarakat, keanekaragaman hayati dan barang-barang publik lainnya dan membangun momentum politik untuk perubahan di luar peningkatan pinjaman tahunan sebesar lima miliar dollar AS yang diadopsi minggu ini oleh pemegang saham Bank Dunia.

Zacharopoulou mengatakan bahwa ada fokus utama untuk memasukkan dana sektor swasta untuk meningkatkan pembiayaan iklim ke jumlah yang sangat besar yang dibutuhkan untuk memenuhi tujuan pengurangan emisi.

"Uang publik berperan dalam mengurangi risiko investasi di negara-negara yang paling rentan. Kita dapat menggunakan uang publik untuk mengurangi risiko, tetapi sektor swasta harus datang," katanya.

Banga adalah "pasangan yang cocok" untuk tugas Bank Dunia, dengan pengalaman manajemen dan keuangan sektor swasta yang kuat. Karena dia lahir dan dididik di India. "Dia tahu betul tentang tantangan negara-negara berkembang."

Tapi Banga, yang telah berjanji untuk memberikan lebih banyak sumber pinjaman di luar perubahan neraca awal, akan menghadiri KTT Keuangan Paris hanya beberapa minggu setelah ia diperkirakan akan menjabat awal Juni.

Zacharopoulou mengatakan Banga akan mampu melanjutkan pekerjaan staf Bank Dunia yang memajukan langkah-langkah reformasi awal bank hanya dalam waktu enam bulan.

Redaktur: Redaktur Pelaksana

Penulis: Redaktur Pelaksana

Berita Terbaru

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.