Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Layanan Kesehatan Berbasis IoT

📅 Sabtu, 15 Apr 2023, 04:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Layanan Kesehatan Berbasis IoT Doc: ANTARA/HO Humas RSUI
Ket. Pejabat rumah sakit berfoto bersama pada acara peluncuran platform layanan telemedicine RSUI Telmon AI.

DEPOK - Untuk mengikuti perkembangan zaman, layanan kesehatan juga perlu memanfaatkan Internet of Things. Salah satu yang memanfaatkan adalah Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI). Karena sifatnya medis maka nama platformnya adalah layanan telemedicineberbasisInternet of Medical Things (IoMT). RSUI juga memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) yang disebutRSUI Telmon AI.

RSUI Telmon AI dikembangkan bekerja sama PT UI Advisory, Fakultas Farmasi UI, PT Digital Sehat Indonesia, serta Data Scientist UI. Ini merupakan bagian dari inovasi untuk meningkatkan pelayanan rumah sakit. "RSUI Telmon AI dapat dimanfaatkan masyarakat untuk terhubung ke dokter secara praktis," kataDirektur Utama RSUI, dr Astuti Giantini di Depok, Jumat (14/4).

"Kami berharap layanan digital ini dapat mewujudkan transformasi kesehatan lebih baik," katanya. RSUI Telmon AI mencakup fiturtelemonitoring, telekonsultasi, reservasi klinik, serta pelayanan kesehatan di rumah.

Pasien bisa menggunakan layanan untuk berkonsultasi dengan dokter umum, dokter spesialis, dan dokter profesor. RSUI Telmon AI juga dilengkapi dengan perangkat semacam jam pintar. Ini dapat membantu pasienmemantau tekanan darah, detak jantung, suhu tubuh, pernafasan, saturasi oksigen, dan irama jantung.

Sedangkan tenaga kesehatan bisa menggunakan aplikasi untuk memantau kondisi pasien, seperti memantau tumbuh kembang anak, kondisi kehamilan, serta kondisi pasien dengan penyakit jantung, diabetes, dan darah tinggi.g

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Akses permodalan UMKM melalui KUR

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

55 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.