- Home
-
- Luar Negeri
-
- Parlemen Malaysia Setuju H...
Parlemen Malaysia Setuju Hapus Hukuman Mati, Sedikitnya 1.300 Narapidana Mati Lolos
Rabu, 12 Apr 2023, 13:00 WIBJenewa - Para ahli hak asasi manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memuji langkah Malaysia untuk menghapuskan hukuman mati wajib atas berbagai kejahatan serius.
Parlemen Malaysia telah melakukan pemungutan suara pekan lalu untuk menghapus hukuman mati atas pelanggaran seperti pembunuhan, terorisme, dan pengkhianatan--kemudian menggantinya dengan hukuman lain termasuk penjara seumur hidup.
"Keputusan itu berpotensi menyelamatkan nyawa 1.300 orang terpidana mati dan mendukung tren global menuju penghapusan universal (untuk hukuman mati)," kata pakar PBB dalam sebuah pernyataan, Selasa (11/4) atau Rabu (12/40 WIB.
Para ahli HAM PBB menekankan bahwa hukuman mati tidak sesuai dengan prinsip dasar hak asasi dan martabat manusia.
"Hukuman itu meniadakan kemungkinan hakim untuk mempertimbangkan keadaan pribadi terdakwa atau keadaan pelanggaran tertentu dan mengindividualisasikan hukuman," kata PBB.
"Hukuman mati wajib tidak sesuai dengan pembatasan hukuman mati pada kejahatan paling serius," ujar para ahli PBB menegaskan.
Undang-undang baru, yang akan diterapkan secara surut di Malaysia, akan memberikan waktu 90 hari kepada terpidana mati untuk meminta peninjauan kembali hukuman mereka.
Para ahli PBB menyampaikan harapan bahwa keputusan tersebut akan membuka jalan bagi penghapusan sepenuhnya hukuman mati di Malaysia, dan akhirnya di seluruh wilayah.
Redaktur: Kris Kaban
Penulis: Berbagai Sumber
Berita Terkait:
-
Ini Rahasia Ketangguhan ThinkPad untuk Era Kerja Digital dan AI
-
Uni Eropa Siap Bantu Indonesia Cari Korban Gempa NTT dengan Satelit Copernicus
-
Pegadaian Peduli Kucurkan Bantuan Pembangunan Jembatan Raba Sa’u di Kabupaten Bima
-
Pemprov Kalbar Gerak Cepat! Jalan Provinsi Rusak Jadi Prioritas Perbaikan
-
Pemkab Agam Bentuk Nagari Peduli TB Paru untuk Genjot Capaian Temuan Kasus TBC
-
Karhutla Melanda Puncak Raung, Jalur Pendakian via Kalibaru Banyuwangi Ditutup
-
Penyaluran Jagung SPHP Dipercepat, Peternak Menanti Napas Lega dari Beban Pakan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.