Pegadaian Peduli Kucurkan Bantuan Pembangunan Jembatan Raba Sa’u di Kabupaten Bima
Kamis, 27 Agu 2026, 12:15 WIBJAKARTA â PT Pegadaian (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian Peduli menyalurkan bantuan dana untuk pembangunan Jembatan Raba Saâu di Desa Mawu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bantuan tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses penghubung yang layak setelah puluhan tahun menjadi harapan warga.
Jembatan Raba Saâu memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat Desa Mawu, termasuk akses anak-anak menuju sekolah. Kondisi akses yang sebelumnya terbatas dinilai dapat membahayakan keselamatan warga, terutama para pelajar yang melintasi jalur tersebut setiap hari.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VIII Bali Nusra, Edy Purwanto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat sosial yang berdampak langsung terhadap masyarakat. Menurutnya, pembangunan jembatan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga menyangkut keselamatan dan masa depan warga.
âPembangunan Jembatan Raba Saâu memiliki manfaat yang sangat besar dan luas bagi masyarakat Desa Mawu. Selama puluhan tahun, jembatan ini menjadi impian warga, terlebih karena akses ini saban hari dilalui anak-anak sekolah,â ujar Edy Purwanto.
Edy mengatakan, melalui program Pegadaian Peduli, pihaknya ingin mengambil bagian dalam menghadirkan sarana penyeberangan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Keberadaan jembatan yang layak diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan, khususnya bagi generasi muda di Desa Mawu.
Pemimpin Pegadaian Cabang Rasanae, Taufikurrahman, menambahkan bahwa pembangunan Jembatan Raba Saâu berpotensi memberikan dampak yang lebih luas bagi kehidupan masyarakat. Selain mendukung sektor pendidikan, jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta aktivitas perekonomian di desa dan wilayah sekitarnya.
âJembatan ini adalah harapan yang dinantikan puluhan tahun. Selain menjamin keselamatan anak-anak sekolah, infrastruktur ini akan memudahkan mobilitas harian warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta menggerakkan kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat secara keseluruhan,â jelas Taufikurrahman.
Dengan pembangunan jembatan tersebut, masyarakat Desa Mawu diharapkan memperoleh akses penghubung yang lebih aman dan memadai. Infrastruktur ini juga diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas pendidikan, pertanian, ekonomi, dan kegiatan sosial warga.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program Pegadaian Peduli yang menjadi wujud kepedulian sosial PT Pegadaian terhadap masyarakat di wilayah operasional perusahaan. Melalui program TJSL, Pegadaian berupaya berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat, termasuk pembangunan sarana dan prasarana yang memberikan manfaat secara langsung.
Pegadaian berharap pembangunan Jembatan Raba Saâu dapat segera terwujud dan digunakan masyarakat secara optimal. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan menjadi akses penting bagi warga Desa Mawu, terutama anak-anak sekolah yang selama ini mengandalkan jalur tersebut dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat peran Pegadaian yang tidak hanya memberikan layanan di bidang finansial, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan sosial masyarakat. Melalui Pegadaian Peduli, perusahaan berharap dukungan terhadap pembangunan Jembatan Raba Saâu dapat membantu masyarakat Desa Mawu menuju akses kehidupan yang lebih aman, mudah, dan sejahtera.
- Pegadaian
- Kabupaten Bima
- Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Jembatan Raba Sa’u
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
DPR: Sanksi pada RUU Kawasan Industri Harus Diperkuat
-
Diduga Ngantuk Usai Nobar Piala Dunia, Pemotor Kecelakaan di Atas Flyover Ciputat
-
Gerindra Tegaskan Prabowo-Gibran Tetap Kompak, Isu Posisi Duduk di Sidang Kabinet Diminta Tak Dibesar-besarkan
-
Wagub Rano Karno Minta Bank Jakarta Sediakan Mesin ATM di Seluruh Rusun
-
Infantino Bela FIFA di Tengah Kontroversi: Sepak Bola Harus Menyatukan, Bukan Memecah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.