Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hingga 2022, Aset Keuangan Syariah Naik Jadi Rp2.375,8 Triliun

📅 Rabu, 12 Apr 2023, 08:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hingga 2022, Aset Keuangan Syariah Naik Jadi Rp2.375,8 Triliun Doc: Istimewa

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset keuangan syariah Indonesia (tidak termasuk saham syariah) mencapai 151,03 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau setara 2.375,8 triliun rupiah per akhir Desember 2022.

Direktur Pengaturan dan Pengembangan Perbankan Syariah OJK, Nyimas Rohmah dalam Media Briefing Perkembangan Keuangan Syariah di Jakarta, Selasa (11/4), menyampaikan capaian tersebut tumbuh 15,87 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (yoy) sebesar 2.050,51 triliun rupiah.

Dia menjelaskan total aset industri perbankan syariah mencapai 802,26 triliun rupiah, dengan pangsa pasar sebesar 7,09 persen dari total aset perbankan secara nasional yang mencapai 11.315,79 triliun rupiah.

"Total aset industri keuangan nonbank (IKNB) syariah mencapai 146,12 triliun rupiah dengan pangsa pasar sebesar 4,73 persen, dari total aset IKNB secara nasional yang mencapai 3.089,20 triliun rupiah," ujar Nyimas.

Lalu, total aset industri pasar modal tahun lalu mencapai 1.427,46 triliun rupiah dengan market share atau pangsa pasar sebesar 18,27 persen dari total aset pasar modal secara nasional yang mencapai 7.811,96 triliun rupiah.

Dari jenis industri, pihaknya menjelaskan total aset industri perbankan syariah mencapai 802,26 triliun rupiah, total aset industri asuransi syariah mencapai 45,03 triliun rupiah, total aset industri pembiayaan syariah mencapai 33,10 triliun rupiah.

Komposisi Pelanggan

Kemudian, total aset industri lembaga nonbank syariah lainnya mencapai 67,99 triliun rupiah, total aset sukuk korporasi mencapai 42,50 triliun rupiah, total aset reksa dana syariah mencapai 40,61 triliun rupiah, dan total aset sukuk negara mencapai 344,35 trilun rupiah.

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan generasi post gen Z dan milenial menjadi pelanggan jasa keuangan syariah di Indonesia dengan masing- masing sebanyak 74,93 juta jiwa dan sebanyak 69,38 juta jiwa.

Kemudian, diikuti oleh generasi X sebanyak 58,65 juta jiwa, generasi baby boomer sebanyak 31,01 juta jiwa, generasi post gen Z sebanyak 29,17 juta jiwa, serta generasi pre- boomer sebanyak 5,03 juta jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.