Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Gerakan Ayo Kuliah untuk Tekan Perkawinan Anak

📅 Selasa, 11 Apr 2023, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Gerakan Ayo Kuliah untuk Tekan Perkawinan Anak Doc: ANTARA/HO-Humas Poltekbos Makassar
Ket. Pihak Poltekbos Makassar bersama Kepala Dinas Sosial Maros Nuryadi (kanan) pada audiensi pihak Poltekbos Makassar terkait pengembangan Gerakan Ayo Kuliah di Maros, Senin (10/4/2023).

Makassar - Keren kebijakan ini. Politeknik Bosowa (Poltekbos) Makassar bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan dalam pengembangan Gerakan Ayo Kuliah (GAK) sebagai upaya menekan perkawinan anak di masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Maros Nuryadi melalui keterangannya di Makassar, Senin, mengemukakan bahwa Dinas Sosial Maros memiliki Program GAK yang digagas sebagai upaya untuk mencegah dan menekan angka perkawinan anak.

Dia mengharapkan upaya itu membuat generasi muda bisa lebih memiliki masa depan yang gemilang dan tidak terhenti hanya sampai sekolah di bangku pendidikan dasar.

"Lewat inovasi ini, diharapkan di masa mendatang ada peluang mereka mendapatkan pekerjaan yang lebih layak, sehingga Pemda Maros dan lembaga terkait bisa berkontribusi memutus warisan kemiskinan antar-generasi," katanya.

Dia mengatakan pendidikan salah satu investasi yang penting bagi generasi muda, terutama dalam menghadapi persaingan pada era global saat ini.

"Makanya, pendidikan menjadi wadah untuk menyiapkan tenaga terdidik agar dapat bersaing dengan negara lain serta berperan untuk mencetak generasi unggul lewat pendidikan dan pengajaran yang berkualitas," ucapnya.

Pihak Poltekbos Makassar yang bertandang langsung ke Kantor Dinas Sosial Maros memaparkan beberapa hal, termasuk menindaklanjuti perjanjian kerja sama dengan Bupati Maros terkait dengan beasiswa.

Beasiswa Poltekbos Makassar terdiri atasbeberapa jalur, yakni prestasi, hafiz/hafizah, dan sibling.

Pihak Poltekbos juga membahas program Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat.

"Penerapan Tri Dharma di dalam kampus tentunya memiliki tujuan yang bermanfaat, yaitu menciptakan generasi muda dengan kemampuan berpikir kreatif, inovatif, sekaligus mandiri," kata Ketua Badan Pengawas Harian Poltekbos Muslim Salam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.