Mantap, Revolusi Hijau Berhasil Turunkan Ratusan Ribu Hektare Lahan Kritis

Sabtu, 08 Apr 2023, 01:19 WIB

Banjarmasin - Mantap, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)Fathimatuzzahra menyatakanGerakan Revolusi Hijau yang digagas Gubernur Kalsel Sahbirin Noor berhasil menurunkan ratusan ribu hektare lahan kritis hingga 2022 di provinsi itu.

Menurutnya, di Banjarbaru, Jumat, Gerakan Revolusi Hijau yang digagas Gubernur Kalsel sejak 2017 yaitu menanam, menanam, dan menanam, untuk anak cucu nantinya secara kontinyu dilakukan hingga 2023 ini.

Ket. Foto: Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor saat melakukan penanaman pohon untuk gerakan revolusi hijau. — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfo Kalsel

Ia mengatakan luas lahan kritis di Provinsi Kalsel pada 2013 tercatat 640.000 hektare dan 2018 tercatat 511.000 hektare, serta pada2022 tercatat berdasarkan rilis dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)luas lahan kritis di Kalsel 450.800 hektare.

"Terdapat penurunan lahan kritis yang signifikan dari kegiatan yang dilaksanakan melalui program revolusi hijau yang dicanangkan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang juga dibantu dengan kegiatan pendukung lainnya," kata Fathimatuzzahra.

Pihaknya mempunyai target penanaman revolusi hijau setiap tahunnyayaitu, seluas 20 hektare lebih dan paling besar mencapai seluas 32 hektare. Kegiatan menanam, lanjutnya,sebagai upaya untuk menjaga kelestarian serta keseimbangan sumber daya alam, sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia.

"Kami akan memaksimalkan penanaman agar bisa tercapai target di tahun ini dan penyediaan bibit di setiap Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) akan diupayakan, sehingga program gerakan revolusi hijau bisa tercapai, guna mengurangi lahan kritis dan menambah tutupan lahan," katanya.

FathimatuzzahramengatakanGerakan Revolusi Hijau mendukung penuh Indonesia's FOLU Net Sink 2030 KLHKdalam pengurangan emisi karbon. Karena itu,

penanaman pohon salah satu program unggulan pemerintah perlu mendapat dukungan dari seluruh komponen masyarakat.

"Maka dari itusemua pihak agar bisa berpartisipasi menggencarkan Gerakan Revolusi Hijau dalam upaya pelestarian lingkungan," ucapnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.