Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu: Indonesia Relatif Mampu Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Guncangan Global

📅 Jumat, 07 Apr 2023, 08:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkeu: Indonesia Relatif Mampu Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Guncangan Global Doc: ANTARA/M. Baqir Idrus Alatas
Ket. Tangkapan virtual Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat 2023 Jakarta, Kamis (6/4/2023).

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan Indonesia relatif mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah berbagai guncangan yang terjadi dalam ranah ekonomi global.

Sejumlah guncangan tersebut seperti perang antara Ukraina dan Rusia yang menghambat global supply-chain, perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, hingga keruntuhan Silicon Valley Bank (SVB) dan Credit Suisse (CS).

"Lingkungan seperti inilah yang sedang berjalan untuk kita semua kelola untuk tahun 2023. Alhamdulillah untuk Indonesia, guncangan-guncangan relatif tetap menjaga stabilitas," kata dia dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat 2023 yang dipantau secara virtual, Jakarta, Kamis (6/4).

Dia menyatakan bahwa ekonomi Indonesia memiliki stabilitas yang bagus, inflasi turun di bawah 5 persen (menjadi 4,97 persen pada Maret 2023), nilai tukar stabil, Surat Berharga Negara (SBN) cukup kompetitif, serta Gross Domestic Product (GDP) masih stabil.

Karena itu, lanjutnya, Majalah The Economist pada minggu lalu menyebutkan Indonesia dan India merupakan dua negara yang berlomba menjadi top performer di G20 atau di dunia.

"Ini hasil positif yang harus kita jaga. Indonesia memang mengalami pemulihan ekonomi secara merata dan kuat," ungkap Sri Mulyani.

Menurut Menkeu, seluruh sektor telah mengalami pemulihan. Scarring effect atau efek luka yang dalam akibat pandemi COVID-19 juga secara perlahan sudah sembuh, bahkan di daerah seperti Bali sudah pulih mengingat Pulau Dewata sebelumnya terimbas efek pandemi dalam bidang transportasi, akomodasi, dan restoran.

"Semuanya sudah mulai pulih, dan juga didukung domesticdemand kita yang relatif stabil," ucapnya.

Selama periode 2021-2022, pertumbuhan ekonomi Indonesia dinyatakan melonjak berkat dorongan dari ekspor. Saat ini, dorong dari sisi ekspor dan impor diprediksi akan menurun, tetapi domestic demand masih relatif terjaga.

Dengan pemulihan ekonomi yang merata dan baik, angka pengangguran menurun cukup meyakinkan dari sebelumnya 7,1 persen pada masa pandemi tahun 2020 menjadi 5,86 persen pada 2022. Begitu pula dengan angka kemiskinan yang menurun dari 10,2 persen pada 2020 menjadi 9,6 persen pada 2022.

"Transformasi ekonomi Indonesia juga meningkat secara baik, terjadi hilirisasi dan penciptaan nilai tambah di dalam negeri. Ini sebabkan neraca pembayaran kita relatif menjadi cukup resilien pada saat tadi guncangan-guncangan global terjadi. Kita lihat transaksi berjalan kita tahun 2022 capai surplus dan terjaga, dan kemudian munculnya nilai tambah yang ciptakan momentum growth terutama dari sisi investment," ujar Menkeu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.