Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Semangat Berbelas Kasih, Kamis Putih Dimaknai Sebagai Kerendahan Hati untuk Saling Melayani

📅 Kamis, 06 Apr 2023, 23:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Semangat Berbelas Kasih, Kamis Putih Dimaknai Sebagai Kerendahan Hati untuk Saling Melayani Doc: ANTARA/Kornelis Kaha
Ket. Pastor Romo Maxi Bria Pr sedang mengangkat hosti besar dalam perayaan misa Kamis Putih di gereja Santa Maria Asumpta di Kupang, NTT, Kamis (6/4/2023). Misa Kamis Putih merupakan rangkaian Tri Hari Suci, mengenang malam di mana Yesus dikhianati oleh muridnya usai melakukan malam perjamuan terakhir dengan para muridnya.

Kupang - Perkuat semangat berbelas kasih. Perayaan Misa Kamis Putih yang masuk dalam salah satu perayaan Tri Hari Suci bagi umat Katolik dimaknai sebagai momentum agar umat Kristiani menunjukkan kerendahan hati dalam beraktivitas dengan sesama, kata Romo Maxi BriaPr di Kupang, Kamis.

"Dalam perayaan misa Kamis Putih ini kita melihat bahwa Yesus sebelum wafat disalib sempat membasuh kaki murid-muridnya dan di saat itulah Yesus menunjukkan kerendahan hatinya di hadapan para muridnya," katanya usai memimpin Misa Kamis Putih di gereja Santa Maria Asumpta Kupang, Kamis.

Dia menjelaskan di momentum Kamis Putih ini, umat Kristiani diberi pesan untuk menghayati cinta Tuhan yakni cinta kasih di dalam hidup setiap hari di lingkungan sekitar dengan memberikan pelayanan yang tulus seperti yang dilakukan oleh Yesus ketika membasuh kaki murid-muridnya.

Romo Maxi mengatakan bahwa dalam kehidupan sehari-hari memang sebagai manusia utuh, sangat sulit menerapkan pesan-pesan yang disampaikan oleh Yesus dalam Misa Kamis Putih kali ini.

"Namun lanjut dia, hal tersebut secara perlahan-lahan perlu diimplementasikan dalam kehidupan keseharian kita walaupun cukup sulit diterapkan," tambah dia.

Umat Kristiani lanjutnya dalam berbagai aktivitas sosial hendaknya selalu menerapkan sikap pelayanan yang rendah hati seperti yang dilakukannya kepada para muridnya.

Apa yang dilakukan oleh Yesus ujar dia bertujuan agar umat manusia harus saling melayani sesama dengan kerendahan hati.

"Di dalam penggalan kisah Yesus, tertulis bahwa sesudah Ia membasuh kaki mereka, Ia mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu, Ia berkata kepada mereka, 'Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat padamu? Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Aku-lah Guru dan Tuhan. Jadi, jikalau Aku membasuh kakimu, Aku adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakisebab Aku telah memberikan suatu teladan kepadamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat padamu'." (Yoh. 13: 12-15)

Di kesempatan itu pula, Yesus menyerahkan diri seutuhnya. Dia dikisahkan membagikan roti dan anggur sebagai lambang tubuh dan darah-Nya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.