Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Pilih Mudik Lebih Awal dari Kupang

📅 Rabu, 05 Apr 2023, 16:24 WIB | Oleh:
Warga Pilih Mudik Lebih Awal dari Kupang Doc: ANTARA/Kornelis Kaha
Ket. Pemudik yang hendak menuju Ende di kapal feri di Pelabuhan Penyeberangan Bolok, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu (5/4).

KUPANG - Sejumlah warga memilih mudik lebih awal menggunakan kapal feri dari Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, untuk menghindari lonjakan pengguna sarana transportasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

"Saya dan keluarga memilih untuk mudik lebih awal karena khawatir nanti terjadi penumpukan penumpang," kata Abdul Saredi Pelabuhan Bolok, Kabupaten Kupang, Rabu.

Abdulbersama anak dan istrinya hendak mudik ke Kota Ende untuk merayakan Idul Fitri bersama dengan keluarga besarnya.

Dia khawatir kapal akan penuh jika mudik mendekati Idul Fitri sehingga memilih pulang ke kampung halaman lebih awal.

"Apalagi saya bawa anak yang masih kecil. Kasihan juga kalau jika terjadi penumpukan penumpang," katanya.

Abduldan keluarganya pada tahun 2022 tidak bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga besar di kampung halaman karena risiko penularan COVID-19 masih membayangi.

Di antara warga yang memilih mudik lebih awal juga ada Arief Rahman, yanghendak pulang ke kampung halamannya di Adonara, Kabupaten Flores Timur.

Arief memanfaatkan penambahan layanan kapal dari Kupang ke Larantuka menjelang pelaksanaan tradisi SemanaSanta untuk pulang kampung.

"Kebetulan ada tradisi Semana Santa dan jadwal kapal juga ditambah, setiap hari ada menuju ke Larantuka, sehingga saya lebih memilih saat ini. Apalagi di kampus kami sudah libur dan masuk lagi setelah Lebaran," katanya.

Di samping itu, Ariefdan teman-temannya bisa membeli tiket kapal tanpa harus mengantre terlalu lama karena mudik lebih awal.

"Saat ini saja sudah panjang sekali antreannya, tidak bisa membayangkan kalau menjelang libur Idul Fitri," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.