Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

31 Desa di Mukomuko Ditargetkan Miliki Akses Internet Pada 2023

📅 Selasa, 04 Apr 2023, 18:12 WIB | Oleh:
31 Desa di Mukomuko Ditargetkan Miliki Akses Internet Pada 2023 Doc: ANTARA/HO-Istimewa.
Ket. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mukomuko mensosialisasikan program Internet gratis kepada masyarakat, Selasa (4/4).

MOKOMUKO - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menargetkan sebanyak 31 desa di daerah ini sudah memiliki akses internet gratis pada 2023 untuk mewujudkan desa digital."Tahun ini, kita targetkan pembangunan akses internet gratis di 31 desa di daerah ini, dan kami optimistis pembangunannya bisa terealisasi dalam tahun ini," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mukomuko Novria Eka Putra di Mukomuko, Selasa.Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mukomuko setiap tahun mendapatkan alokasi dana yang bersumber dari APBD untuk pembangunan akses internet gratis di semua desa daerah ini.Ia mengatakan instansinya menjalin kerja sama dengan PT Telkom Indonesia untuk membangun akses internet di 31 desa yang tersebar di daerah ini."Kita kerja sama dengan PT Telkom Indonesia untuk pemasangan Wifi di desa yang mendapatkan program internet gratis dengan persyaratan desa dilewati oleh kabel optik perusahaan tersebut," ujarnya.Selanjutnya, kata dia, pemerintah daerah setempat yang membayar biaya langganan Wifi yang dipasang di desa kepada PT Telkom Indonesia.Ia menyebutkan hingga kini sebanyak 66 desa yang tersebar di 15 kecamatan telah memiliki akses internet gratis sejak tahun 2021-2022.Dari 66 desa tersebut, kata dia, sebanyak 10 desa pada 2021 dan 16 desa pada 2022 memperoleh akses internet gratis dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.Kemudian, ujar dia, Dinas Kominfo telah membangun akses internet gratis di 40 desa sepanjang jalan poros di daerah ini pada 2022 dan tahun 2023 sebanyak 31 desa.Ia mengatakan mayoritas pembangunan dan pemasangan jaringan internet tersebut dipasang di kantor desa dan peralatan dipasang di fasilitas umum desa.Dia menyarankan pemerintah desa menggunakan dana desa untuk membuat fasilitas, seperti pondok bagi masyarakat yang ingin mengakses internet di kantor desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.