Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Merebaknya Wabah LSD Pada Sapi

📅 Senin, 03 Apr 2023, 15:49 WIB | Oleh:
Antisipasi Merebaknya Wabah LSD Pada Sapi Doc: ANTARA/Kasmono
Ket. Kepala Bidang Peternakan DKPP Belitung Suparman.

BELITUNG - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengantisipasi merebaknya wabah Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit kulit berbenjol pada hewan ternak sapi di daerah ini.

"Kami mengantisipasi merebaknya wabah LSD atau penyakit kulit berbenjol terutama pada hewan ternak sapi," kata Kepala Bidang Peternakan DKPP BelitungSuparman, di Tanjung Pandan, Senin.

Ia mengatakan, penyakit kulit berbenjol adalah penyakit menular pada sapi dan kerbau yang disebabkan oleh LumpySkinDisease virus.

Penyakit ini dicirikan dengan adanya nodul-nodul yang keras pada kulit pada hampir seluruh bagian tubuh. "Sehingga kulit sapi tersebut tampak ada benjolan-benjolan keras," ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya mengantisipasi merebaknya wabah tersebut dengan memperketat masuknya hewan ternak sapi dari luar daerah.

"Kami memastikan bahwa setiap sapi yang masuk dari luar daerah telah menerima vaksinasi dan sesuai persyaratan karantina," katanya pula.

Suparman menjelaskan, Kementerian Pertanian memberikan atensi serius agar setiap daerah dapat mengantisipasi merebaknya wabah LSD pada sapi.

"Belitung sudah zero kasus Penyakit Mulut dan Kuku pada sapi, jadi sekarang kami bekerja keras kembali untuk mengantisipasi adanya wabah LSD ini," ujarnya.

Dia menmabahkanpula bahwa wabah LSD tidak menular dari hewan ke manusia (zoonosis). Akan tetapi wabah ini sangat cepat menyebar ke sapi yang lain apabila ada satu sapi yang terjangkiti wabah tersebut.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar peternak dapat melaporkan jika ditemukan gejala penyakit tersebut, kepada petugas atau dokter hewan setempat.

"Karena harus kami ambil tindakan isolasi, sehingga wabahnya tidak meluas ke hewan ternak yang lain," katanya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.