Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Bahasa Asia yaitu Tagalog, Indonesia, dan Thailand akan Diajarkan di Universitas Harvard, AS

📅 Selasa, 28 Mar 2023, 13:49 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tiga Bahasa Asia yaitu Tagalog, Indonesia, dan Thailand akan Diajarkan di Universitas Harvard, AS Doc: AFP

MANILA - Universitas Harvard akan segera menawarkan kuliah tentang bahasa Tagalog, Indonesia, dan Thailand, menurut sebuah laporan makalah mahasiswa Harvard Crimson.

"Fakultas Studi Asia Selatan di Universitas Harvard akan mempekerjakan tiga instruktur untuk mengajar bahasa Tagalog, Indonesia, dan Thailand, untuk tahun akademik 2023 hingga 2024," demikian pernyataan dari laporan makalah itu.

Profesor Bahasa dan Peradaban Asia Timur dan Direktur Pusat Asia Harvard, James Robson, mengatakan fakultasnya telah berupaya untuk memperluas pendidikan tentang Asia tenggara di universitasnya selama lebih dari dua tahun.

Melalui kuliah bahasa ini, Robson mengatakan Harvard berharap dapat menunjukkan tingginya minat akan bahasa di Asia tenggara dan "semoga kami juga dapat menggunakan ini untuk meyakinkan pemerintah untuk lebih mendukung studi Asia tenggara".

Harvard adalah salah satu universitas top dunia, namun bukanlah perguruan tinggi Amerika Serikat pertama yang menawarkan bahasa dari Asia tenggara kepada mahasiswanya terutama bahasa Tagalog yang kabarnya jadi bahasa keempat yang paling banyak digunakan di Amerika Serikat.

Sebelumnya ada University of Washington di Seattle menawarkan kuliah bahasa Tagalog di bawah program Studi Etnis Amerika. Kuliah bahasa Tagalog juga ditawarkan di University of Pennsylvania di Philadelphia; Universitas California San Diego di La Jolla, California; Universitas Cornell di Ithaca, New York; Universitas Michigan di Ann Arbor; dan University of Hawaii di Manoa di Honolulu.

Sedangkan Bahasa Indonesia tercatat diajarkan di University of Washington, Yale University, Cornel University, University of Michigan, University of Hawaii di Manoa, dan Ohio University. ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.