Korporasi Berperan Penting Dalam Inklusivitas Digital
Senin, 27 Mar 2023, 01:10 WIBJAKARTA - Digital Development Specialist, World Bank Group, Michael Kende, menegaskan korporasi berperan penting dalam inklusivitas digital, terutama perusahaan teknologi. Menurutnya, masih ada beberapa perusahaan di dunia yang belum cukup berupaya untuk mewujudkan inklusivitas digital.
"Perusahaan teknologi harus menyadari adanya beberapa kelompok yang memiliki keterbatasan dalam mendapatkan haknya, khususnya terhadap ruang digital," ujar Michael dalam keteranga yang diterima Koran Jakarta, Minggu (26/3).
Dia menyebut, beberapa daerah di dunia yang hanya memiliki sinyal 3G, di mana hal tersebut menunjukkan adanya kesenjangan dalam persamaan akses. Menururnya, dengan adanya gap semacam ini, perusahaan secara ekonomi seharusnya menjadi lebih bersemangat untuk melakukan pengembangan, bukan hanya mengejar keuntungan.
"Dengan begitu, secara tidak langsung perusahaan akan mewujudkan kesetaraan hak dalam mengakses ruang digital," jelasnya.
Literasi Digital
Koordinator Literasi Digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rizki Ameliah, menjelaskan adanya instrumen kebihakan, penyiapan infrastruktur, dan program literasi digital merupakan upaya mewujudkan inklusivitas digital.
Dia menjelaskan, dalam literasi digital terdapat empat pilar yang menjadi tolok ukur bagi ketercapaian program tersebut, yaitu Kecakapan Digital, Budaya Digital, Etika Digital, dan Keamanan Digital.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Manchester United Terpukul, Stuttgart Hapus Klausul Rilis Angelo Stiller di Tengah Pencarian Pengganti Casemiro
-
Anggota Parlemen hingga Menteri Malaysia Terima Ancaman Lewat Email, Apakah Ini Tanda Awal seperti Nepal?
-
Perhutani Buat Pembatas Api Bila Terjadi Kebakaran di Lereng Gunung Lawu
-
Usut Kasus Korupsi Chromebook, Kejagung Gandeng Kejari Mataram
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.