Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Diimbau Waspada Seiring Meningkatnya Intensitas Letusan Gunung Ile Lewotolok

📅 Minggu, 26 Mar 2023, 14:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Diimbau Waspada Seiring Meningkatnya Intensitas Letusan Gunung Ile Lewotolok Doc: antarafoto
Ket. Letusan Gunung Ile Lewotolok

KUPANG - Pos Pemantau Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan aktivitas letusan gunung di daerah tersebut mengalami peningkatan. Masyarakat sekitar diimbau untuk selalu waspada.

"Selalu waspada karena dalam beberapa hari terakhir ini aktivitas letusannya sangat tinggi," kata Kepala Pos Pemantau Gunung Ile Lewotolok Stanis Arakian dari Lewoleba, Kabupaten Lembata, NTT, Minggu (26/3).

Dia mengatakan jika diperhatikan sejak Rabu (22/3) lalu terjadi 60 kali letusan dalam sehari dengan ketinggian kolom abunya dalam kisaran 400 hingga 500 meter.

Pada Jumat (24/3) jumlah letusan meningkat menjadi 108 kali letusan dengan ketinggian kolom abu akibat letusan tersebut berkisar dari 200 hingga 700 meter.

Selain itu juga terjadi satu kali gempa guguran dengan amplitudo 2.3 milimeter dan lama gempa 72 detik.

Dia juga mengatakan pada Minggu (26/3 sekitar pukul 01.00 WITA juga terjadi letusan dengan ketinggian sekitar letusan mencapai 500 meter dari puncak gunung tersebut.

"Letusan tadi malam sekitar jam satu lewat itu lumayan menyebarkan lontarannya ke segala arah," tambah dia.

Sebaran material lavanya juga menyebar ke segala arah dalam radius 100 sampai dengan 300 meter dari bibir kawah, sehingga pihaknya selalu mengimbau agar.

Stanis mengatakan bahwa pihaknya sudah langsung mengeluarkan himbauan agar pengunjung, pendaki, dan wisatawan untuk tidak beraktivitas di dalam wilayah radius dua kilometer dari pusat aktivitas gunung.

Dengan intensitas gunung yang semakin meningkat masyarakat di tiga desa yakni Lamawolo, Lamatokan, dan Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dan awan panas dari bagian timur puncak/kawah gunung itu.

Petugas Ile Lewotolok juga mengimbau agar masyarakat menggunakan masker pelindung untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik.

Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah dan aliran sungai yang berhulu dari puncak gunung agar selalu waspada terhadap ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.