Wapres: Penerimaan Mahasiswa Baru Harus Transparan
Sabtu, 18 Mar 2023, 10:08 WIBJAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menekankan perlunya transparansi atau keterbukaan dalam penerimaan mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) guna mencegah adanya praktik suap atau korupsi.
"Memang tentu yang harus diapakan itu soal transparansi, kemudian satu lagi pengawasan, transparansi ya," kata Wapres di Nusa Tenggara Barat, Jumat, menjawab soal adanya sejumlah rektor PTN yang tersangkut kasus suap penerimaan mahasiswa PTN.
Sebelumnya Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani (kini telah dicopot) diproses hukum karena terlibat kasus suap penerimaan mahasiswa baru.
Selain itu Rektor Universitas Udayana (Unud) I Nyoman Gde Antara, juga ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) mahasiswa baru seleksi jalur mandiri.
Wapres Ma'ruf Amin menyampaikan sejati-nya peraturan untuk mencegah praktik suap semacam itu sudah ada, misalnya peraturan bagi pegawai negeri.
"Kalau menurut saya peraturannya sudah ada kok, bagaimana seorang pegawai negeri, aturan apa yang harus diterima dan sebagainya saya kira sudah ada ya," ujarnya.
Namun, dia menekankan perlunya komitmen dalam pelaksanaan aturan tersebut.
"Komitmen tentu ya, komitmen daripada pelaksanaan itu, dan pengawasan dan juga penegakan hukumnya, saya kira sudah sudah jelas itu ya. Jadi itu yang perlu di ditegakkan saya kira," ujarnya.?
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Marc Marquez Tempati Urutan Keenam di Latihan Bebas Pertama MotoGP Thailand
-
KPK Panggil Budi Karya Sumadi dalam Kasus Dugaan Suap DJKA Kemenhub
-
Pendaftaran Mahasiswa Baru PTKIN 2026 Sudah Dibuka, Ini Link dan Jadwalnya!
-
KPK Mengambil Hati Para Koruptor, Izinkan Jadi Tahanan Rumah
-
BMKG: Musim Kemarau Mulai April dan akan Berlangsung Lebih Lama
-
Libur Lebaran 2026, Wisatawan Serbu Taman Mini Indonesia Indah
-
Panglima TNI Resmi Lantik 796 Perwira Prajurit Karier Reguler dan Progsus TA 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.