• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Temuan Bebatuan Plastik Pi...

Temuan Bebatuan Plastik Picu Kekhawatiran Peneliti di Brasil

Jumat, 17 Mar 2023, 16:38 WIB

BRASILIA - Plastik yang meleleh telah menyatu dengan bebatuan di pulau yang terletak 1.140 kilometer dari negara bagian tenggara Espirito Santo, Brasil, menurut para peneliti merupakan bukti pengaruh manusia yang semakin besar terhadap siklus geologi Bumi.

"Ini merupakan hal yang baru sekaligus menakutkan, karena limbah telah mencapai geologi," ujar Fernanda Avelar Santos, seorang ahli geologi di Universitas Federal Parana.

Ket. Foto: — Sumber: DW/ REUTERS/Rodolfo Buhrer

Santos dan timnya melakukan uji kimia untuk mengetahui jenis plastik yang ada di dalam bebatuan yang disebut plastiglomerat karena terbuat dari campuran butiran sedimen dan puing-puing lain yang tersatukan oleh plastik.

"Kami mengidentifikasi (limbah) terutama berasal dari jaring ikan, yang merupakan sampah yang sangat umum di pantai-pantai Pulau Trinidad," kata Santos. "Jaring-jaring tersebut terseret arus laut dan menumpuk di pantai. Ketika suhu meningkat, plastik ini meleleh dan tertanam dengan material alami pantai," imbuh dia.

Pulau Trindade adalah salah satu tempat konservasi terpenting di dunia untuk penyu hijau (Chelonia mydas). Ribuan penyu datang ke sini setiap tahunnya untuk bertelur. Manusia yang tinggal di di Trindade adalah anggota angkatan laut Brasil, yang memiliki pangkalan di pulau itu dan melindungi penyu-penyu yang bertelur.

"Tempat di mana kami menemukan sampel (plastik) ini adalah area yang dilestarikan secara permanen di Brasil, dekat dengan lokasi penyu hijau bertelur," kata Santos.

Penemuan ini menimbulkan pertanyaan tentang dampak manusia di muka Bumi, kata Santos. "Kita berbicara banyak tentang antroposen dan inilah dia," kata Santos, mengacu pada istilah di mana manusia memengaruhi geologi dan ekosistem planet ini.

"Polusi, sampah di laut, dan plastik yang dibuang secara tidak benar di lautan menjadi materi geologi... yang terekam dalam catatan geologi Bumi," pungkas dia. DW/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.