Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Singapura Siap Kerja Sama dengan Indonesia Atasi Krisis Myanmar

📅 Jumat, 17 Mar 2023, 08:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Singapura Siap Kerja Sama dengan Indonesia Atasi Krisis Myanmar Doc: Antara/Reuters/Edgar Su
Ket. Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong (kanan) saat mengadakan pertemuan di Istana, Singapura, Kamis (16/3/2023). Pertemuan tahunan tersebut salah satunya membahas investasi Singapura dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

SINGAPURA - Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong pada Kamis (16/3) mengatakan bahwa negara kota itu siap bekerja sama dengan Indonesia sebagai ketua ASEAN tahun ini dalam mendorong junta Myanmar menjalankan rencana perdamaian yang telah disepakati.

Setelah menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Singapura, Lee menyatakan bekerja sama dengan negara-negara anggota ASEAN lain dan para mitra seperti PBB untuk mengatasi krisis politik di Myanmar.

Lee menambahkan para pemimpin menyesalkan tak ada kemajuan dalam rencana perdamaian yang diinisiasi oleh ASEAN dalam merespons krisis Myanmar yang diselimuti kekerasan dan kerusuhan sejak kudeta Februari 2021.

"Singapura akan terus kerja sama dengan Indonesia dan anggota-anggota ASEAN, serta para mitra ASEAN plus seperti PBB untuk mendorong Myanmar melaksanakan Konsensus Lima Poin," kata Lee.

Konsensus Lima Poin adalah keputusan para pemimpin ASEAN setelah pertemuan khusus yang juga dihadiripemimpin junta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing, dalam membantu negara itu mengatasi krisis politiknya.

Konsensus tersebut menyerukan penghentian kekerasan, dialog dengan semua pemangku kepentingan, menunjuk utusan khusus untuk memfasilitasi mediasi dan dialog, dan menyediakan bantuan kemanusiaan untuk Myanmar.

Dalam pertemuan tersebut, Singapura dan Indonesia juga akan bekerja sama dalam pengembangan energi terbarukan, kata kedua pemimpin.

Kesepakatan itu merupakan bagian dari sejumlah nota kesepahaman yang ditandatangani kedua negara, termasuk kesiapan Singapura dalam berbagi pengetahuan yang dapat mendukung pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.