- Home
-
- Luar Negeri
-
- PM Inggris: Tiongkok Ancam...
PM Inggris: Tiongkok Ancaman Terbesar bagi Kepentingan Ekonomi Dunia
Selasa, 14 Mar 2023, 12:58 WIBLONDON - Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengatakan bahwa Tiongkok merupakan negara yang menjadi ancaman terbesar bagi kepentingan ekonomi dunia.
"Ini menjadi tantangan sistemik bagi tatanan dunia," ujar Sunak dalam wawancara bersama NBC Nightly News yang disiarkan pada Senin (13/3).
Sunak berada di San Diego bersama PM Australia Anthony Albanese dan Presiden AS Joe Biden dalam rangka mengumumkan rencana terkait penyediaan kapal selam bertenaga nuklir untuk Australia.
Australia, Inggris, dan AS sebelumnya telah menyepakati pakta pertahanan trilateral yang dinamakan AUKUS pada September 2021.
Dalam perjanjian AUKUS, Australia akan mendapatkan kapal selam bertenaga nuklir yang ditujukan untuk melawan Tiongkok di Indo-Pasifik.
Beijing mengutuk rencana tersebut sebagai tindakan ilegal penyebarluasan senjata nuklir.
Sementara itu, Biden menyadari keprihatinan Tiongkok terhadap kesepakatan kapal selam bertenaga nuklir antara Australia, Inggris, AS.
Namun, dia mengatakan bahwa kesepakatan tersebut merupakan upaya untuk mengamankan stabilitas kawasan di Indo-Pasifik.
"Saya tidak melihat apa yang kami lakukan ini sebagai ancaman bagi siapa pun," ujar Biden kepada wartawan saat bertemu PM Australia.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jateng Kejar Target 970 Ribu Hektare Lahan Sawah Dilindungi, Gubernur Luthfi: Jangan Sampai Beralih Fungsi
-
Kalbar Siapkan Temajuk Jadi Gerbang Wisata Perbatasan yang Mendunia
-
Blueberry: Buah Kecil yang Punya Khasiat Besar untuk Tulang
-
Raih Dua Kemenangan, John Herdman Ingin Timnas Indonesia Jaga Momentum Positif
-
Kaltim Targetkan Lima Besar di PON Lewat Perbaikan Sarana Atlet
-
Tiongkok Gelar "Operasi Khusus" di Dekat Taiwan, Terusik dengan Pertemuan Jepang-Filipina
-
Tak Kunjung Membaik, Kualitas Udara Jakarta Kembali Terburuk di Dunia Pagi Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.