NATO Mendesak Korea Selatan untuk Meningkatkan Dukungan pada Ukraina Melawan Rusia

Minggu, 12 Mar 2023, 13:20 WIB

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mendesak Korea Selatan pada hari Senin untuk meningkatkan dukungan militer ke Ukraina, mengutip negara-negara lain yang telah mengubah kebijakan mereka untuk tidak memberikan senjata ke negara-negara yang berkonflik setelah invasi Rusia.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Stoltenberg berbicara di Seoul, perhentian pertama dalam perjalanan yang juga akan mencakup Jepang dan ditujukan untuk memperkuat hubungan dengan sekutu Barat di Asia dalam menghadapi perang di Ukraina dan meningkatnya persaingan dengan Tiongkok.

Berbicara di Chey Institute for Advanced Studies di Seoul, dia berterima kasih kepada Korea Selatan atas bantuannya yang tidak mematikan ke Ukraina, tetapi mendesaknya untuk berbuat lebih banyak, menambahkan ada "kebutuhan mendesak" untuk amunisi.

"Saya mendesak Republik Korea untuk melanjutkan dan meningkatkan isu khusus dukungan militer," katanya.

"Pada akhirnya, ini adalah keputusan yang harus Anda buat, tetapi saya akan mengatakan bahwa beberapa sekutu NATO yang memiliki kebijakan untuk tidak pernah mengekspor senjata ke negara-negara dalam konflik telah mengubah kebijakan itu sekarang," katanya, mengutip Jerman, Swedia dan Norwegia.

Pope mengatakan kesempatan yang sama bagi perempuan adalah kunci menuju dunia yang lebih baik. "Jika kita tidak ingin otokrasi dan tirani menang, maka mereka (Ukraina) membutuhkan senjata, itulah kenyataannya," kata Stoltenberg, mantan perdana menteri Norwegia.

Korea Selatan telah menandatangani kesepakatan besar untuk menyediakan ratusan tank, pesawat, dan senjata lainnya kepada anggota NATO, Polandia, sejak Rusia menginvasi Ukraina.

Namun Presiden Yoon Suk-yeol mengatakan undang-undang Korea Selatan yang melarang pasokan senjata ke negara-negara yang terlibat konflik mempersulit pengiriman senjata ke Ukraina.

Rusia menyebut invasinya, yang diluncurkan pada 24 Februari, sebagai "operasi khusus" untuk menangkal ancaman terhadap keamanannya sendiri.

Stoltenberg juga bertemu dengan Yoon dan Menteri Pertahanan Lee Jong-sup, yang menggemakan seruan untuk hubungan yang lebih dekat dengan NATO berdasarkan nilai-nilai bersama, tetapi tidak secara terbuka menyampaikan seruan untuk lebih banyak bantuan militer ke Ukraina.

Dalam pertemuan dengan pejabat senior Korea Selatan, Stoltenberg mengatakan kejadian di Eropa dan Amerika Utara saling berhubungan dengan kejadian di kawasan lain, dan bahwa aliansi tersebut ingin membantu mengelola ancaman global dengan meningkatkan kemitraan di Asia.

Kepala NATO mengatakan "sangat penting" bahwa Rusia tidak memenangkan perang ini, tidak hanya untuk Ukraina tetapi juga untuk menghindari pengiriman pesan yang salah kepada para pemimpin otoriter, termasuk di Beijing, bahwa mereka bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan paksa.

Meskipun Tiongkok bukan musuh NATO, itu telah menjadi "jauh lebih tinggi" dalam agenda NATO, katanya, mengutip peningkatan kemampuan militer Beijing dan perilaku koersif di kawasan itu.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Mafani Fidesya

Berita Terbaru

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.