Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kolaborasi Jadi Kunci Penting Tangani Kemiskinan Ekstrem

📅 Selasa, 07 Mar 2023, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kolaborasi Jadi Kunci Penting Tangani Kemiskinan Ekstrem Doc: ANTARA/HO-Humas Kemenko PMK
Ket. Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan kolaborasi menjadi kunci penting dalam mendukung upaya percepatan penanganan kemiskinan ekstrem.

"Kemenko mendorong seluruh pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan kolaborasi, koordinasi, dan sinergi dalam rangka melakukan percepatan penanganan kemiskinan ekstrem," kata Muhadjir Effendy dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/3).

Muhadjir menjelaskan bahwa Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem mengamanatkan kepada kementerian/lembaga terkait dan juga pemerintah daerah untuk mengambil langkah-langkah yang terukur guna mempercepat target penghapusan kemiskinan ekstrem.

Menko PMK juga mengingatkan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan agar program yang dijalankan telah terintegrasi dan juga tepat sasaran. Selain itu, yang tidak kalah penting adalah perlunya pelibatan masyarakat untuk ikut berperan aktif.

Muhadjir Effendy juga mengemukakan tiga kegiatan kunci yang akan difokuskan guna mendukung upaya percepatan penanganan kemiskinan ekstrem. "Pemerintah terus berfokus pada tiga kegiatan kunci penanganan kemiskinan ekstrem," katanya.

Pertama, bantuan sosial dan subsidi, yaitu kelompok program atau kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin ekstrem.

Kedua, pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat miskin ekstrem. Ketiga, pembangunan infrastruktur pelayanan dasar yang bertujuan untuk menurunkan jumlah kantong-kantong kemiskinan.

Melalui optimalisasi tiga kegiatan kunci tersebut, kata dia, diharapkan dapat mendukung komitmen pemerintah untuk menghapuskan kemiskinan ekstrem pada tahun 2024.

Lokasi Prioritas

Muhadjir juga mengingatkan program percepatan penanganan kemiskinan ekstrem harus fokus pada lokasi prioritas.

Pemerintah menargetkan menghapuskan kemiskinan ekstrem dari empat persen atau 10,86 juta jiwa pada tahun 2021 menjadi nol persen pada tahun 2024.

Menko juga mengatakan bahwa penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem jadi program prioritas pada tahun 2023. "Penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem jadi program prioritas. Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo," katanya.

Sebelumnya, Muhadjir meminta pemerintah daerah untuk melakukan validasi data penduduk dengan tingkat kemiskinan ekstrem di wilayah masing-masing. "Validasi data untuk kemiskinan ekstrem sangat diperlukan agar akurat dan sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan," katanya.

"Setiap daerah agar melakukan validasi terkait dengan data P3KE agar nantinya ditindaklanjuti oleh Kemenko PMK. Apabila ada daerah yang masih terkendala data, maka bisa dikoordinasikan ke Kemenko PMK," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.