Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Khofifah Ungkap 'QRIS' Wujudkan 'Smart Economy'

📅 Selasa, 07 Mar 2023, 06:25 WIB | Oleh:
Khofifah Ungkap 'QRIS' Wujudkan 'Smart Economy' Doc: Antara/Pemprov Jatim

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan bahwa penggunaan sistem pembayaran elektronik yang terintegrasi di Pasar Perak, Kabupaten Jombang menjadi bagian darismart economy.

"Adadisplaytransaksi secara digital. Ini akan jadi bagian darismart economyyang diberlakukan di Pasar Perak, Jombang. Semua retribusi sudah akan dilakukan secara digital," kata Gubernur Khofifah dalam rilis yang diterima, Senin (6/3).

Gubernur Jatim yang hadir dalam peresmian Pasar Perak, Kabupaten Jombang tersebut berharap pasar dengansmarteconomytersebut akan lebih bisa membangun perekonomian dengan keuangan inklusif, sehingga transaksi dapat semakin mudah dan efektif.

Ia juga mengatakan, peresmian Pasar Perak, Jombang merupakan langkah awal bagi Jombang untuk menerapkan sistem yang sama dengan pasar lainnya di daerah tersebut.

"Semoga 16 pasar Jombang yang lain bisa seperti ini Pasar Perak. Karena ini sebagai bentuk strategi peningkatan penataan industri primer sekunder.InsyaallahRamadan sudah bisa dipakai," ujar dia.

Dia meminta kepada Bank Jatim untuk melakukan pendampingan dan menyediakan aplikasi untuk transaksi tersebut, sehingga sedapat mungkin menggunakan sistem keuangan inklusi.

"Jadi tinggal pakai QRIS di toko-toko yang sudah didampingi. Kami juga berharap bahwa roda perekonomian di Pasar Perak ini akan terus tumbuh dan bisa mendongkrak seluruh transaksi yang ada di Pasar Perak," tutur dia.

Pembangunan Pasar Perak, Jombang, dilakukan dengan dua tahap, menggunakan dana Bantuan Khusus Keuangan (BKK) Provinsi Jatim tahun anggaran 2021 sebesar 6.631.705.000 drupiah an tahun anggaran 2022 sebesar 4.135.076.000 rupiah.

Pasar Perak, Jombang memiliki dua lantai dengan rincian 14 unit toko, 84 unit kios, 12 los lesehan, 160 unitgledek, satu unit kamar mandi, dan satu unit IPAL pada lantai pertama.

Sedangkan, lantai dua terdapat 152 unit kios, dua unit kamar mandi, kantor pengelola pasar, dan lima los lesehan.

Jumlah pedagang Pasar Perak, Jombang sebanyak 609 orang, yakni 13 orang yang menempati toko, 299 orang di kios, 235 orang untukgledek, serta 62 orang mengisi los lesehan.

Pasar Perak, Jombang ini telah menerapkan sistem zonasi basah dan kering sesuai jenis komoditas dagangan. Ant/hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Air Baku PDAM Bangka Tengah...
Megapolitan
Minggu Sore Hujan Mengintai...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.