Harga Cabai Tembus Rp80 Ribu per Kg di Kotabaru jelang Ramadan
Senin, 06 Mar 2023, 08:42 WIBKOTABARU - Sejumlah harga komoditas di Kotabaru, Kalimantan Selatan, naik signifikan menjelang Ramadan, seperti cabai rawit dari 65 ribu rupiah per kilogram menjadi 80 ribu rupiah.
Seorang warga Desa Baharu Utara Susanty di Kotabaru, Minggu (5/3), mengatakan kenaikan harga komoditas meningkat hingga 23 persen menjelang Ramadan.
"Hal itu terjadi sejak beberapa minggu yang lalu, bahkan ada beberapa komoditi harganya naik hingga 23 persen," kata Susanty.
Selain cabai rawit, Susanty menyebutkan harga bawang merah meningkat sekitar 8.000 rupiah per kilogram dari 28.000 rupiah menjadi 36.000 rupiah per kg.
Minyak goreng, bawang putih, telur, gula pasir, tepung terigu, beras, dan susu juga mengalami kenaikan harga, namun tidak signifikan.
Kemudian, harga sayuran seperti tomat, wortel, kentang, buncis, dan kacang rata-rata harganya meningkat sebesar 2.000-3.000 rupiah per kg.
Susanty mengaku terkejut saat belanja kebutuhan mengalami kenaikan harga di Pasar Induk Kemakmuran Kotabaru menjelang bulan puasa Ramadan.
"Kami berharap ada peran dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini, apalagi menjelang puasa dan lebaran Idul Fitri. Diharapkan semua harga komoditi bisa menurun," ujar Susanty.
Sementara itu, salah satu pedagang sayur di Pasar Induk Kemakmuran, Daryoto (55) menerangkan kenaikan harga komoditas di Kotabaru, karena harga dari pemasok mengalami lonjakan.
"Cabai yang kami datangkan dari Pulau Sulawesi dan Surabaya harganya sudah naik, secara terpaksa kami juga ikut menaikkan harga saat menjual kembali agar tidak rugi," ucap Daryoto.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Menaker: Transisi Hijau Buka Peluang Kerja Baru bagi Tenaga Kerja Indonesia.
-
Bukan Cuma Balapan! Pertamina Grand Prix Bawa Misi Besar untuk Wisata Lombok
-
Kenapa 20 Ton Obat di Natuna Ini Harus Dimusnahkan? Kemenkes Siapkan Dana Rp1,5 Miliar
-
Usai Santap MBG, Puluhan Siswa SMPN 1 Kabuh Jombang Alami Mual hingga Diare
-
Atlet Disabilitas Intelektual DIY Bidik Prestasi di PESONAS 2026
-
PBB: AI Bisa Timbulkan Risiko Eksistensial bagi Umat Manusia
-
Konflik Ukraina Belum Usai, Sekjen PBB Disebut Akan Lakukan Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.