• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Pasien Stroke Kini Akan Di...

Pasien Stroke Kini Akan Ditangani secara Lebih Modern di RSUD Bakti Pajajaran Bogor

Kamis, 15 Okt 2026, 01:12 WIB

BOGOR – Pasien stroke akan ditangai secara lebih modern menggunakan teknologi Digital Subtraction Angiography (DSA). Teknologi DSA dimiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Teknologi DSA untuk mendukung pemeriksaan dan penanganan pasien gangguan pembuluh darah otak, termasuk stroke. Jadi mereka tidak perlu berobat ke Jakarta lagi.

Ket. Foto: menjaga kesehatan — Sumber: ist

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Bakti Pajajaran Ajeng Normala di Cibinong, Rabu, mengatakan teknologi tersebut didukung fasilitas Cath Lab Biplane yang memungkinkan dokter memeriksa kondisi pembuluh darah secara lebih terperinci.

"Kasihan masyarakat Kabupaten Bogor jika harus berpindah-pindah rumah sakit karena tidak mendapatkan pelayanan. Dengan adanya fasilitas dan kompetensi dokter yang kami miliki, kami berupaya memberikan pelayanan terbaik sesuai kebutuhan dan indikasi medis pasien," katanya.

Ia menjelaskan teknologi DSA digunakan mendeteksi penyempitan, penyumbatan, maupun gangguan aliran darah pada pembuluh darah, khususnya di bagian otak.

Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar bagi dokter dalam menentukan tindakan medis sesuai kondisi dan kebutuhan pasien.

Menurut dia, kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam kasus gangguan pembuluh darah otak karena keterlambatan tindakan dapat memengaruhi peluang pemulihan pasien.

Pada kasus tertentu, periode emas atau golden period penanganan berlangsung kurang dari enam jam sehingga diperlukan akses pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat.

Ajeng menyebutkan fasilitas Cath Lab Biplane juga mendukung kolaborasi antar-dokter spesialis dalam menentukan tindakan medis melalui pendekatan multidisiplin.

Pengembangan layanan tersebut, bagian dari penguatan fasilitas kesehatan melalui program Kanker, Jantung, Pembuluh Darah, Stroke, Uronefrologi serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU-KIA) Kementerian Kesehatan, khususnya pada pelayanan kanker, jantung, dan neurologi.

"Alhamdulillah, dengan dukungan Kementerian Kesehatan melalui program KJSU-KIA, layanan kanker, jantung, dan neurologi mendapatkan penguatan. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Bogor yang benar-benar membutuhkan," ujarnya.

Selain penanganan gangguan pembuluh darah otak, RSUD Bakti Pajajaran juga mengembangkan pelayanan jantung, penyakit dalam, dan ginjal melalui peningkatan kompetensi tenaga medis serta penyediaan sarana dan prasarana.

Ia mengatakan pengembangan layanan rumah sakit berdasarkan pemetaan penyakit yang banyak ditangani, antara lain gangguan saraf, diabetes melitus, hipertensi, dan tuberkulosis.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala karena penyakit stroke dan jantung dapat dipicu faktor risiko yang berkembang dalam waktu lama.

"Sering kali masyarakat merasa sehat, padahal tekanan darah sudah tinggi atau kadar gula darahnya juga tinggi. Proses tersebut bisa berlangsung bertahun-tahun tanpa disadari hingga akhirnya berdampak pada pembuluh darah jantung maupun otak," katanya.

Ia menganjurkan masyarakat, terutama berusia di atas 40 tahun, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mendeteksi faktor risiko penyakit sejak dini.

RSUD Bakti Pajajaran turut menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan atau medical check-up guna mendukung upaya pencegahan penyakit tidak menular di Kabupaten Bogor.

  • Cegah Stroke

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.