• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Penyebab Tingginya Angka R...

Penyebab Tingginya Angka Refraksi Pada Anak

Minggu, 05 Mar 2023, 23:13 WIB

Dokter spesialis mata dr Mirella Afifudin, Sp.M mengatakan tingginya angka refraksi pada mata anak disebabkan karena anak malas pakai kacamata akibat rasa tidak nyaman.

Ket. Foto: — Sumber: antara

"Kami sebenarnya sudah melakukan penelitian survei di seluruh sekolah di Makassar tingkat SD dan SMP yang memang angka refraksinya tinggi, masalahnya adalah alasan utama anak-anak tidak pakai kacamata adalah tidak nyaman," kata dokter lulusan Universitas Hassanudin dalam diskusi yang diikuti secara daring di Jakarta, Minggu.

Dokter yang tergabung dalam Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) itu mengatakan seseorang yang tidak menggunakan kacamata atau lensa kontak untuk mendukung penglihatannya, berarti dia memaksa matanya untuk lebih fokus melihat hal yang tidak terlihat.

Hal itu justru akan menyebabkan daya fokus yang dipaksakan sehingga membuat anak bisa sakit kepala hingga mual.

"Itu justru sebenarnya akan menyebabkan akomodasi atau daya fokusnya dipaksakan akhirnya sakit kepala, mual bahkan kalau terjadi pada anak-anak yang silinder atau minusnya tinggi akan sangat berbahaya," kata dr Mirella.

Dia mengatakan kebanyakan orangtua juga enggan memberikan kacamata pada anaknya karena takut minusnya akan bertambah. Padahal keadaannya justru bisa terjadi sebaliknya, akan terjadi yang dinamakan mata malas atau kondisi saraf mata yang tidak maksimal dalam melihat.

"Itu bahaya sekali karena kalau yang dari semua tahu mata minus dan mata malas itu susah dikoreksi, penglihatannya tidak sampai 100 persen sedangkan orang melihat harus 100 persen," kata dia.

Ia menjelaskan menurut penelitian yang dilakukan di Universitas Australia, China, Malaysia dan Singapura, banyak anak maupun dewasa memiliki mata minus karena terlalu sering membaca terlalu dekat dan di ruangan yang kurang pencahayaan. Maka itu jika seorang anak atau orang dewasa sudah terkena mata minus, disarankan untuk berolahraga terutama di luar ruangan dan jika dibutuhkan bisa dilakukan operasi refraksi.

"Mata minus atau mata silinder memang akan mengalami perubahan sepanjang seseorang masih dalam masa pertumbuhan, makanya salah satu syarat dalam operasi refraksi harus minimal 18 tahun karena diperkirakan pada saat 18 tahun seseorang sudah berhenti bertumbuh, otomatis matanya sudah tidak akan ada perubahan minus ataupun silindernya," kata dr Mirella.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.