Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Bencana Besar, BNPB: Riset Kegempaan Patahan Indonesia Harus Sering Diaktifkan

📅 Rabu, 01 Mar 2023, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Bencana Besar, BNPB: Riset Kegempaan Patahan Indonesia Harus Sering Diaktifkan Doc: ANTARA/HO-Youtube BNPB
Ket. Tangkapan layar - Penjelasan patahan gempa Turki oleh Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam Disaster Briefing diikuti daring di Jakarta, Selasa (28/2/2023).

Jakarta - Antisipasi bencana besar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau agar riset kegempaan patahan di Indonesia harus sering diaktifkan.

Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam Disaster Briefing diikuti daring di Jakarta, Selasa, mengatakan berkaca pada peristiwa gempa Cianjur, Jawa Barat, rupanya bukan dari sesar Cimandiri yang sejak awal menjadi dugaan.

"Ada patahan baru yang sebelumnya malah belum teridentifikasi. Artinya, memang riset-riset kebumian, riset kegempaan patahan, patahan aktif itu harus sering dan kita aktifkan," ujar Abdul.

Selain itu, BNPB juga mengimbau untuk waspada di selatan Jakarta, dimana masih ada potensi sesar yang mungkin kalau terlihat di udara, saat ini sudah tidak kelihatan, karena sudah penuh oleh pemukiman.

Menurut Abdul, hal ini menjadi tantangan untuk bisa benar-benar melihat dan menyiapkan kondisi-kondisi dan upaya-upaya mitigasi yang tepat pada potensi perulangan kejadian gempa berikutnya.

Selain itu, mengenai kegempaan di Indonesia tidak ada daerah yang benar-benar tidak rawan gempa, kecuali sebagian kecil Kalimantan dan selatan.

Sehingga, menurut dia, solusinya adalah membuat bangunan tahan gempa. Namun, tantangan terbesarnya ketika bangunan yang sudah terbangun, tidak dapat dipastikan apakah itu sesuai dengan aturan tahan gempa.

Oleh karena itu, Abdul mengimbau generasi milenial, generasi Z yang sedang gencar-gencarnya mencari rumah untuk tidak melihat dari modelnya minimalis, atau lain sebagainya, tapi apakah bangunan tersebut tahan gempa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

47 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.