Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantap Terobosan Ini, Lapas Manokwari Kembangkan Kemandirian Narapidana

📅 Selasa, 28 Feb 2023, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantap Terobosan Ini, Lapas Manokwari Kembangkan Kemandirian Narapidana Doc: ANTARA/Fransiskus Salu Weking
Ket. Dua narapidana Lapas Kelas IIB Manowari sedang mengerjakan taman yang terletak di tengah-tengah blok lapas, Senin.

Manokwari - Mantap terobosan ini. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Manokwari, Papua Barat, berupaya maksimalagar seluruh narapidana dapat mengembangkan potensi diri melalui program pembinaan kemandirian.

Kepala Lapas Kelas IIB Manokwari Jumadi di Manokwari, Senin, mengatakan program pembinaan itu bertujuan mengubah perilaku narapidana menjadi pribadi yang kreatif dan inovatif dalam kehidupan bermasyarakat seusai menjalani masa hukuman.

Sejumlah hasil karya kreatif dari warga binaan sempat diikutsertakan pada pameran di Yogyakarta beberapa waktu lalu.

"Kita kerja sama dengan Dinas Pariwisata jadi hasil karya narapidana ikut kita pamerkan," kata dia.

Ia menjelaskan bahwa lapas senantiasa memberikan pendampingan bagi seluruh narapidana mengeksplorasi bakat dan potensi diri melalui berbagai aktivitas positif seperti perbengkelan, pertukangan, kesenian, dan lainnya.

Ruang pengembangan potensi diri akan bermanfaat bagi narapidana itu sendiri sekaligus mengubah paradigma negatif masyarakat tentang lapas.

Selain Dinas Pariwisata, lapas juga bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Manokwari agar pembinaan keterampilan narapidana lebih maksimal.

"Kita tuntun mereka dari manusia yang melanggar hukum menjadi sadar hukum, supaya bisa mengembangkan kemampuan diri," jelas dia.

Ia menuturkan hasil karya narapidana tak hanya diikutkan dalam ajang pameran melainkan dipromosi ke masyarakat melalui platform digital.

Ada yang telah mendapatkan pesanan dari konsumen seperti kursi kayu sebanyak 81 lusin untuk sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Manokwari.

Narapidana yang produktif menghasilkan karya kreatif akan dibekali dengan sertifikasi sesuai bidang dan keterampilannya masing-masing.

"Misalnya sertifikasi bidang pengolahan kayu dan lainnya," ucap Jumadi.

Lapas Manokwari, kata dia, sudah menyediakan galeri hasil karya seni dari para narapidana dan galeri tersebut rencananya diresmikan dalam waktu dekat.

Saat ini, pihak lapas bersama narapidana sedang melakukan perbaikan sarana prasarana galeri agar tampilannya layak di mata para pengunjung lapas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.