Berpotensi Kembali Melemah
Selasa, 28 Feb 2023, 07:15 WIBJAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah lanjutan, hari ini (28/2). Sentimen eksternal diperkirkan lebih dominan dalam menpengaruhi pergerakan rupiah.
Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri menilai data-data domestik cenderung minim menjelang akhir bulan, sehingga faktor eksternal akan lebih mendominasi pasar.
Reny memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (28/2), bergerak di kisaran 15.195-15.285 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.
Sebelumnya nilai tukar rupiah tethadap dollar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (27/2), tergelincir seiring naiknya imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS). Rupiah pada Senin melemah 42 poin atau 0,28 persen dari akhir pekan lalu menjadi 15.270 rupiah per dollar AS.
"Rupiah diperkirakan melemah tertekan oleh penguatan dollar AS dan naiknya imbal hasil obligasi AS," kata analis DCFX Futures Lukman Leong di Jakarta.
Lukman mengatakan imbal hasil obligasi AS tenor dua tahun mencapai level tertinggi dalam hampir empat bulan di posisi 4,811 persen sedangkan tenor 10 tahun di posisi 3,939 persen.
Indeks dollar AS menguat setelah data inflasi terkait Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) yang jauh lebih kuat dari perkiraan, melanjutkan rentetan data ekonomi AS yang kuat.
Indeks PCE, pengukur inflasi pilihan Bank Sentral AS (The Fed), melonjak 0,6 persen bulan lalu setelah naik 0,2 persen pada Desember, menurut data Jumat (24/2).
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Komitmen Melayani Sepenuh Hati, Danantara dan Bank Mandiri Gelar Sosialisasi CX100
-
Bank Mandiri Dorong Produk UMKM Binaan Tembus Pasar Internasional
-
Pemerintah Targetkan Jaringan Kereta Api Nasional Mencapai 10.524 Km
-
Drama Sengketa Lahan Hotel Sultan, Polisi Kerahkan 3.161 Personel Amankan Eksekusi Hari Ini
-
Gubernur NTT Tegaskan Perspektif HAM Harus Melekat di Seluruh Pembangunan dan Pelayanan Publik
-
Pesan Terbaru Iran Picu Pertanyaan Tentang Suksesi Mojtaba Khamenei.
-
Apresiasi Kebijakan Kemenkeu, Bank Mandiri Siap Optimalkan Fungsi Intermediasi Perbankan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.