Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Salah Prediksi, Bogor Defisit Rp400 Miliar

📅 Senin, 27 Feb 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Salah Prediksi, Bogor Defisit Rp400 Miliar Doc: ANTARA/M. Fikri Setiawan
Ket. Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto.

BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor mengalami defisit sekitar 400 miliar lantaran angka Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) tahun 2022 tak sesuai dengan prediksi. "Prediksi serapan anggaran semula 85 persen. Tetapi, setelah diakumulasi serapan anggaran mencapai 90 persen dan Silpa yang diprediksi 700 miliar ternyata hanya 250 miliar," kata Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor,Iwan Setiawan, di Cibinong, Bogor, Sabtu (25/2).

Saat APBD 2023 kabupaten disahkan pada akhir November 2022, Silpa diprediksi sekitar 700 miliar. Namun pada akhir Desember 2022, penyerapan anggaran cukup baik sehingga menyisakan Silpa sekitar 250 miliar. Kondisi tersebut terpaksa membuat PemkabBogor merencanakan perubahan anggaran secara parsial dalam waktu dekat untuk menyelaraskan kembali antara pendapatan dan belanja.

"Makanya belum ada program yang dilelangkan karena takut ketika sudah dilelangkan dan ada pemenang tender, anggarannya ke refocusing," ujar Iwan. Diketahui, pada akhir tahun 2022, Pemkab Bogor bersama DPRD menetapkan APBD tahun anggaran 2023. Target pendapatan daerah sekitar 8,5 triliun. Kemudian, belanja daerah ditarget 9,14 triliun. Terdapat defisit anggaran sekitar 642 miliar yang tertutupi dengan pembiayaan neto.

Sebelumnya, Kepala Bagian Anggaran pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor,Achmad Wildan, menyebutkan bahwa prediksi Silpa 700 miliar berdasarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) yang sudah diterbitkan.

Dari APBD senilai 8,5 triliun pada tahun 2022, PemkabBogor saat itu menargetkan menyerap 93,4 persen. Namun, kenyataannya melampaui target. "Untuk targetnya serapan anggaran pada APBD tahun 2022 sebesar 93,4 persen. Mudah-mudahan sampai akhir tahun bisa tercapai. Sebab, saat ini masih ada beberapa yang diproses," ujar Wildan pada pertengahan Desember 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.