Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Trenggalek Tanam 23 Terumbu Karang dengan Metode Bioreeftek

📅 Senin, 27 Feb 2023, 12:00 WIB | Oleh:
Bupati Trenggalek Tanam 23 Terumbu Karang dengan Metode Bioreeftek Doc: Istimewa

Bupati Trenggalek H. Mochamad Nur Arifin atau yang akrab disapa dengan sebutan Mas Ipin menanam Terumbu Karang dengan Bioreeftek Cinta di Pantai Mutiara.

Bioreeftek yang ditanam Bupati Trenggalek ini adalah terumbu karang buatan yang terbuat dari tempurung kelapa. Bioreeftek tersebut memiliki pemberat yang berbentuk hati ini melambangkan cinta terhadap kelestarian ekosistem laut.

Ada 23 bioreeftek yang ditenggelamkan di dasar laut Pantai Mutiara Watulimo. Bioreeftek memiliki fungsi sebagai media untuk penempelan larva planula karang sampai menjadi koloni individu baru (terumbu). Teknologi ini dipilih karena dianggap murah dan efektif.

Terumbu karang yang ditanam dengan metode bioreeftek ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk menjaga kelestarian ekosistem laut.

H.Mochamad Nur Arifin(lahir 7 April 1990) adalahBupati Trenggalekyang menjabat sejak 28 Mei 2019. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Bupati Trenggalek mendampingiEmil Dardak.

Arifin menggantikan posisi sebagai bupati karena Emil dilantik menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur pada 12 Februari 2019.[1]Emil mendampingi Gubernur Jawa TimurKhofifah Indar Parawansa. Nama Arifin masuk dalamMURIsebagai Wakil Bupati Termuda di Indonesia.[2]Ia berusia 25 tahun ketika menjabat sebagai Wakil Bupati Trenggalek.

Pasangan Emil dan Arifin memenangkanPemilihan Umum Bupati Trenggalek 2015dengan perolehan 292.248 suara atau 76,28 persen. Pasangan itu diusung lima partai politik, yakniPDI-Perjuangan,Partai Demokrat,Partai Amanat Nasional,Partai Gerindra, danPartai Golkar. Mereka juga didukung duaPartai HanuradanPartai Persatuan Pembangunan.[3]

Arifin juga menjabat sebagai Ketua DPCPDI PerjuanganKabupaten Trenggalek periode 2019-2024. Ia ditunjuk sebagai ketua oleh DPP PDI-Perjuangan dalam Konferensi Cabang PDI-Perjuangan serentak di Madiun pada 7 Juli 2019.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.