Kadin Indonesia Siap Menjadi Pintu Masuk bagi Para Calon Investor dari Kanada

Minggu, 26 Feb 2023, 14:46 WIB

JAKARTA - Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi tujuan para calon investor di dunia, dan salah satunya adalah Kanada. Karenanya, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berupaya menjadi pintu bagi para calon penamam modal dari Kanada untuk masuk ke Indonesia.

Ket. Foto: Forum Bisnis dan Investasi Kanada- Asean 2023 yang diselanggarkan Canada-ASEAN Business Council (CABC) di Jakarta, akhir pekan lalu. — Sumber: Istimewa.

Hal inilah diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Transportasi, Denon Prawiraatmadja dalam Canada-ASEAN Business & Investment Forum 2023 yang diselanggarkan oleh Canada-ASEAN Business Council (CABC) di Jakarta, akhir pekan lalu dalam sesi diskusi yang bertema 'Sustainable Finance and Infrastructure Development'.

Dia menjelaskan forum ini bertujuan menjalin kerjasama bisnis investasi antara Kanada dengan negara-negara di Asean, khususnya Indonesia dalam hal Sustainable Infrastructure atau yang biasa disebut pembangunan berkelanjutan di Tanah Air.

"Saat ini Kanada tengah berupaya untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan tersebut. Karenanya Kadin Indonesia bisa menjadi pintu masuk dan penghubung bagi para calon investor dari Kanada untuk bisa menanamkan modal dibidang Sustainable Infrastructure," kata Denon dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/2).

Pria yang juga CEO White Sky Group ini juga menambahkan bahwa tidak dipungkiri jika Sustainable Infrastructure di Indonesia memiliki tantangannya sendiri, yang dikarenakan negara kita merupakan daerah kepulauan.

Dengan tantangan tersebut membuat para calon investor harus mempunyai sistem yang benar-benar tepat, khususnya dibidang transportasi.

Belum lama ini, kata Denon, Ketua Umum Kadin Indonesia, M. Arsjad Rasjid menjelaskan bahwa saat ini Asean memiliki empat pilar pogram yaitu Digital Transformation, Sustainable Development, Result Resilient, dan Food Security. Dan dengan empat pilar ini yang akan didorong oleh Kadin Indonesia untuk bekerjasama dengan para calon investor dari Kanada.

"Kerja sama bisnis antara Kadin Indonesia dan Canada Business Council dapat selaras dengan empat pilar yang tengah di dorong oleh Asean. Tidak hanya itu, harapannya kedepannya kerja sama ini tidak hanya di atas kertas namun bisa terwujud sehingga bisa membawa dampak yang positif bagi pembangunan di Indonesia," katanya.

Denon juga menjelaskan bahwa salah satu kerja sama dengan Kanada yang tengah didorong agar segara dapat terealisasikan adalah pembangunan Green Airport di Kalimantan Utara sebagai implementasi dari dekarbonisasi.

Untuk itu, baik Pemerintah Pusat dan pihak swasta diharapkan dapat mendukung Pemerintah Daerah Kalimantan Utara dalam upaya meningkatkan lokal Gross Domestic Product (GDP) melalui hilirisasi dan proses produk perikanan.

"Karena jika rencana tersebut dapat terwujud akan mendongkrak perekonomian di Kalimatan Utara pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Sebab kita ketahui bersama bahwa di Kalimantan Utara memiliki sumber daya alam energi dan perikanan serta kelautan yang luar biasa dan harus ini dioptimalkan pemanfaatannya," katanya.

Seperti yang diutarakan oleh Presiden Joko Widodo, kata Denon, bahwa Pemerintah akan mendorong berkembangnya produk unggulan yang dimiliki oleh setiap Provinsi di Indonesia. Karenanya pengoptimalan produk perikanan dan kelauatan yang dimiliki oleh Kalimantan Utara dapat menjadi Program Strategis Nasional.

Sebab jika hal ini tidak mendapatkan perhatian yang lebih dari pemerintah maka sangat di sayangkan, bahkan bukan tidak mungkin jika Indonesia akan kehilangan kesempatan menjadi pemain utama diperekonomian Asean dan Dunia.

Denon juga menjelaskan bahwa Kanada, baik itu pemerintahnya, sektor swasta dan pengusaha sangat tertarik melakukan investasi di Indonesia dan kedepannya mereka akan melakukan penjajakan lebih lagi sehingga diharapkan dapat terwujud kerjasama antara kedua belah pihak.

"Memang proses ini tidak bisa instan, namun membutuhkan waktu secara bertahap sesuai dengan harapan dari para calon investor dan juga kesepakatan bersama yang saling menguntungkan," tutupnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.