Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Body Neutrality, Bagaimana Menumbuhkan Citra Tubuh yang Lebih Positif

📅 Sabtu, 25 Feb 2023, 13:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Body Neutrality, Bagaimana Menumbuhkan Citra Tubuh yang Lebih Positif Doc: THE CONVERSATION/ETIENNE LAURENT/EPA
Ket. Jameela Jamil adalah salah satu pendukung gerakan body neutrality.

Viren Swami, Anglia Ruskin University

Ajakan untuk terus-menerus "mencintai tubuh kita" - apa pun yang terjadi - seringkali terasa mustahil di saat-saat tertentu. Belum lagi jika kita gagal melakukannya, kita bisa merasa lebih buruk lagi tentang diri kita sendiri.

Tidak heran jika banyak pihak yang mulai menolak gagasan tentang body positivity (kepositifan tubuh - penerimaan terhadap tubuh apapun bentuk, ukuran, hingga kemampuannya) ini, dan menggagas pemahaman baru yang dikenal sebagai body neutrality (netralitas tubuh). Beberapa figur publik yang mendukung gagasan baru ini antara lain penyanyi Taylor Swift dan aktris Jameela Jamil.

Konsep body neutrality seringkali disebut sebagai "jalan tengah" di antara dua polarisasi narasi - mencintai atau membenci tubuh kita. Ini ditujukan untuk orang-orang yang kecewa dengan gerakan body positivity, karena mereka merasa terlalu sulit untuk mencintai tubuhnya secara terus-menerus.

Ada juga kekhawatiran bahwa pendekatan body neutrality pada akhirnya dapat berdampak negatif pada citra tubuh. Namun, penelitian menunjukkan konsep ini bisa lebih banyak meningkatkan kesejahteraanmu jika diterapkan dengan cara yang benar.

Istilah "netralitas tubuh" ini pertama kali muncul sekitar tahun 2015, tapi mulai populer pada tahun 2016 ketika konsultan kesehatan Anne Poirier memulai lokakarya terkemuka yang bertujuan untuk membantu peserta memahami bahwa mencintai tubuh mereka tidak selalu merupakan tujuan yang realistis.

Menurut Poirier, gagasan ini lahir dari pemahaman bahwa, bagi sebagian orang, sangat jauh untuk mengalihkan ketidakpuasan mereka atas tubuhnya ke pemikiran body positivity.

Tetapi body neutrality lebih dari sekadar jalan tengah antara mencintai dan membenci diri sendiri. Dan penerapannya berbeda-beda tergantung masing-masing individu.

Bagi sebagian orang, tujuan body neutrality adalah untuk mengubah pola pikir tentang tubuh mereka - atau lebih tepatnya, menghabiskan lebih sedikit waktu untuk memikirkannya. Cara berpikir ini mengacu pada gagasan mindfulness (kesadaran penuh), dengan mendorong orang untuk "menjadi apa adanya".

Tujuannya adalah untuk "berada" di dalam tubuhmu tanpa menilai atau memiliki pendapat yang keras tentang penampilanmu sendiri. Praktik ini mengajak kita untuk tidak perlu mengamati dan membahas tentang tubuh dan penampilan kita, yang pada akhirnya akan membebaskan kita untuk melakukan hal-hal yang kita sukai.

Dengan kata lain, body neutrality adalah tentang penerimaan, dengan mengakui bahwa kita mungkin tidak dapat mencintai tubuh kita setiap menit dan setiap hari, dan menerima tak ada yang salah dengan itu. Para pendukung gerakan body neutrality mengajak untuk menerima tubuh kita apa adanya, dan untuk tidak menghukum diri sendiri bahkan ketika tubuh kita tidak dianggap "sempurna" oleh masyarakat.

Sebagian orang lainnya yang mengikuti gerakan body neutrality ingin mengubah nilai-nilai kecantikan dan penampilan yang melekat di masyarakat. Alih-alih berfokus pada seperti apa tubuh kita dan hanya menilai diri sendiri dari penampilan, body neutrality lebih mendorong kita untuk berfokus pada apa yang kita lakukan dengan tubuh kita.

Intinya, prinsip body neutrality menekankan pada bagaimana kita menghargai kesehatan diri dan apa yang mampu dilakukan tubuh kita, bukan hanya menghargai tubuh kita dari segi penampilan.

Citra Tubuh yang Positif

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.