Sri Mulyani Soal Penganiayaan Anak Rafael Alun: Kami Mengutuk Keras Tindakan Keji
Jumat, 24 Feb 2023, 11:44 WIBMenteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menilai penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satrio, putra pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo terhadap David, anak petinggi GP Ansor merupakan tindakan keji.
"Kami mengutuk tindakan keji penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu putera dari jajaran Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Pajak," kata Sri Mulyani dalam siaran pers di Jakarta, dikutip Jumat (24/2).
Sri Mulyani menyebut tindakan Mario juga mencederai reputasi dan kepercayaan masyaraat terhadap Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Lebih lanjut, ia atas nama Kementerian Keuangan meminta maaf kepada publik sekaligus kepada keluarga korban. Ia mendoakan agar David bisa lekas pulih kembali.
"Kami meminta maaf kepada keluarga dan saudara D atas kejadian ini. Kami semuanya memanjatkan doa untuk saudara D," ucapnya.
Sri Mulyani juga mencopot jabatan struktural Rafael Alun Trisambodo yang kini menjabat di Direktorat Jenderal Pajak. Pencopotan Rafael dari jabatannya merupakan buntut kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya, Mario Dandy Satriyo terhadap Cristalino David Ozora alias David.
"Dalam rangka untuk Kementerian Keuangan mampu melangsungkan pemeriksaan, maka mulai hari ini saudara RAT saya minta untuk dicopot dari tugas dan jabatannya," tuturnya.
Adapun pencopotan tersebut didasarkan pada pasal 31 ayat 1 PP 94 tahun 2001 mengenai disiplin PNS. Terkait pemeriksaan, Sri Mulyani meminta seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara detail sebelum memutuskan hukuman terhadap Rafael.
"Saya minta seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara detail dan teliti hingga kemudian bisa menetapkan tingkat hukuman disiplin yang kami dapat tetapkan," paparnya.
Sebagai informasi, Rafael bekerja sebagai Kepala Bagian Umum di Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan II.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Kronologi Tutut Soeharto Gugat Menteri Keuangan, Dicegah ke Luar Negeri Karena Utang BLBI, Berakhir Dicabut
-
KPPU Diminta Kawal Kopdes Merah Putih agar Tak Terjebak Monopoli
-
Heboh! Bandara Lombok Disulap Jadi “Paddock Kedua” Sambut MotoGP 2025 Mandalika
-
Ekonomi NTT Tumbuh 5,44% di Triwulan II-2025, Lebih Tinggi dari Tahun Lalu
-
Whoosh Bikin Pusing! Menkeu Tolak Bayar Utang KCIC Pakai APBN, Adian Napitupulu Bongkar Dugaan Pembengkakan Biaya Fantastis!
-
Wagub Aceh Fadhlullah Terima Masukan Guru Besar Terkait Revisi UUPA
-
Pelan-pelan Pak Menkeu! Purbaya Siap Sikat Habis 28.000 Kontainer Impor 'Siluman', Nasib Industri Lokal Dipertaruhkan!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.