Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Jokowi Minta Gubernur Dorong Belanja Masyarakat

📅 Kamis, 23 Feb 2023, 09:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Jokowi Minta Gubernur Dorong Belanja Masyarakat Doc: ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga
Ket. Tangkapan layar - Presiden Joko Widodo memberikan arahan pada Rakernas APPSI di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (23/2/2023).

JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta para gubernur mendorong belanja masyarakat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kita (pemerintah) harus mendorong masyarakat agar belanja itu bisa sebanyak-banyaknya, untuk men-trigger(memicu) pertumbuhan ekonomi kita," kata Jokowi dalam arahannya pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2023 di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (23/2).

Dia mengingatkan kewajiban para gubernur adalah menjaga agar konsumsi rumah tangga terjaga dan meningkat. Di 2022, Jokowi mengatakankonsumsi masyarakat atau konsumsi rumah tangga berada di angka 4,93 persen. Oleh karena itu, dia berharap pada 2024 nanti angka konsumsi masyarakat bisa berada di angka 5,4 persen.

"Kalau ini terjadi, pertumbuhan ekonomi otomatis akan juga ikut naik. Oleh sebab itu, hal-hal yang berkaitan dengan spending, belanja masyarakat, itu jangan sampai ada yang menahan-nahan," tegas Jokowi seperti dipantau secara daring dari Jakarta, Kamis.

Dia memberikan contohhal-hal kecil yang sebetulnya bisa dilakukan, misalnya penyelenggaraan pertunjukan seni dan olahraga untuk mendorong belanja masyarakat.

Menurut Jokowi, pada 2022 belanja masyarakat yang ditahan dan tidak dibelanjakan atau ada dalam tabungan di bank mencapai Rp690 triliun. Hal itumenunjukkan bahwa masyarakat mengerem untuk berbelanja.

"Artinya, masyarakat itunge-remtidak ingin belanja, tidak ingin datang ke restoran, tidak ingin datang ke pasar, tidak ingin datang ke mal, tidak ingin datang ke toko, belanja;tidak. Lebih baik disimpan di bank. Ini tidak boleh,"jelasnya.

Jokowi punmeminta para gubernur agar bisa mendorong belanja masyarakat, karena belanja masyarakat ikut mendorong pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.

"Rumusnya, justru kita mendorong masyarakat untuk belanja. Bukan hemat sekarang ini, beda lagi, karena kita membutuhkan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga dan kalau bisa justru naik," ujar Presiden Jokowi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.