Gerak Cepat, Kemensos Beri Bantuan Usaha dan Perbaikan Rumah Lansia yang Nyaris Roboh

Kamis, 23 Feb 2023, 02:09 WIB

Jakarta - Kementerian Sosial melalui Sentra Galih Pakuan merespons berita mengenai sepasang warga lanjut usiayang tinggal di rumah tidak layak huni di Desa Parigi, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten, dengan memberikan bantuan modal usaha serta perbaikan rumah.

"Kami ditugaskan oleh Bu Menteri Sosial untuk menangani lansia yang tinggal di rumah tidak layak huni di Pandeglang, yang kebetulan masuk dalam wilayah kerja Galih Pakuan," kata Kepala Sentra Galih Pakuan Siti Sari Rumayanti dalam keterangannyadi Jakarta, Rabu,

Penghuni rumah nyaris roboh tersebut adalah Nenek Asna (64) dan Kakek Islak (66). Keduanya tinggal bersama anak keempatnya bernamaRisja (30).

Menurut keterangan Sari, Tim Sentra Galih Pakuan sudah turun pada tanggal 13 Februari dan langsung melakukan asesmen. Hasilnya, kondisi rumah yang ditempati kedua lansia itu jauh dari kata layak.

"Lantainya tanah, dindingnya dari bambu, atapnya rumbia. Kalau ada angin kencang, bisa roboh. Untuk itu, kita sudah ajukan proposal untuk mendapatkan program Rumah Sejahtera Terpadu, dibantu oleh pak camat, pak kades, sama pendamping. Proposalnya sudah masuk," katanya.

Melihat kondisi rumah yang mengkhawatirkan, Kemensos bersama-sama dengan aparat setempat memasang terpal untuk sementara sampai perbaikan rumah bisa terlaksana. Hal ini juga untuk mengantisipasi hujan dan angin kencang.

Selain itu, Kemensos juga memberikan edukasi tentang kebencanaan kepada keluarga dan aparat desa apabila terjadi angin dan hujan dengan intensitas tinggi agar dapat mengevakuasi nenek Asna dan keluarganya ke tempat yang lebih aman. Tim juga membantu membersihkan rumah.

Kemudian pada tanggal 14 Februari, Tim Kemensos menyerahkan bantuan berupa paket sembako, nutrisi, perlengkapan kebersihan diri, bantuan sandang berupa perlengkapan ibadah, dan bantuan perlengkapan rumah tangga, seperti kasur, lemari, dan perlengkapan lainnya. Bantuan ini dipilih karena perlengkapan rumah tangga milik nenek Asna sangat minim.

Sehari-hari, kakek Islak bekerja sebagai buruh tani menggarap sawah milik orang lain dengan sistem bagi hasil. Setiap panen mendapatkan bagi hasil sebanyak dua kuintal gabah yang digunakan untuk makan sehari-hari.

Selain bertani, ia juga memiliki empat ekor kambing. Sementara nenek Asna membantu bekerja mencabut rumput di sawah, terkadang juga ikut bekerja sebagai buruh tani dengan pendapatan Rp25.000 per hari.

Untuk menambah penghasilan, kakek Islak ingin beternak bebek dengan pertimbangan bahwa lokasi rumah yang dekat persawahan cocok untuk memelihara bebek. Ada banyak keong dan bekicot yang dapat digunakan sebagai pakan. Dari segi perawatannya juga mudah dan tidak terlalu membutuhkan tenaga fisik yang berlebih.

"Kita kasih bebek sama pakannya. Ada 25 ekor dan pakan konsetrat satu karung. Harapannya hasil telur bisa dipakai untuk penambah nutrisi makan dan bisa juga dijual sehingga ada penambahanincome," ujar Sari.

Selanjutnya, tambah Sari, Tim Kemensos telah memfasilitasi nenek Asna dan kakek Islak untuk melakukan pemeriksaan di poli paru danpoli jiwa Puskesmas Seketi pada tanggal 15 Februari 2023 untuk merespons keluhan kesehatan mereka.

Sementara itu, dari sisi fungsi keluarga, Kemensos menggelar pertemuan keluarga bersama nenek Asna, kakek Islak, dan Risja, Kader Kesehatan Ibu Pupu, dan pekerja sosial dengan materi edukasi kepada anak dalam pendampingan minum obat, penguatan dukungan keluarga, dan penanaman nilai keluarga.

Pasangan lansia itu memiliki lima orang anak. Empat orang tinggal di luar kota dan hanya Risja yang tinggal bersama. Selanjutnya, Kemensos akan memproses pengajuan Rumah Sejahtera Terpadu bagi pasangan lansia itu.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.